Dramatic aerial view of Iranian naval blockade in the Strait of Hormuz, halting oil tankers amid US-Israel tensions, with surging global oil prices.
Dramatic aerial view of Iranian naval blockade in the Strait of Hormuz, halting oil tankers amid US-Israel tensions, with surging global oil prices.
Gambar dihasilkan oleh AI

Iran blokir Selat Hormuz di tengah eskalasi konflik dengan AS dan Israel

Gambar dihasilkan oleh AI

Eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah menyebabkan Iran memerintahkan penutupan Selat Hormuz, menghentikan lalu lintas kapal tanker dan memicu lonjakan harga minyak dunia di atas US$80 per barel. Dampaknya meluas ke Eropa, yang kini mempertimbangkan kembali rencana menghentikan impor gas Rusia, sementara Indonesia mendorong deeskalasi melalui organisasi D-8 dan menjamin pasokan BBM tetap aman.

Konflik di Timur Tengah memanas sejak 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, memicu balasan dari Teheran. Garda Revolusi Iran memerintahkan penutupan Selat Hormuz awal pekan ini, menghentikan lalu lintas kapal tanker yang membawa sekitar 20 persen konsumsi minyak global. Laporan Angkatan Laut Inggris mencatat ledakan besar di sebuah kapal tanker dekat perairan Irak, dengan kapten melaporkan kapal kecil melarikan diri dari lokasi.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate melonjak 8,51 persen menjadi US$81,01 per barel pada 6 Maret 2026, kenaikan harian terbesar sejak Mei 2020. Minyak Brent naik 4,93 persen ke US$85,41 per barel. Di AS, harga bensin eceran naik hampir 27 sen menjadi rata-rata US$3,25 per galon. Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mengambil tindakan lebih lanjut, termasuk asuransi risiko politik dan pengawalan angkatan laut untuk kapal tanker.

Penutupan Selat Hormuz menyebabkan Qatar, eksportir LNG terbesar kedua dunia, menghentikan produksi sejak 2 Maret 2026. Di Eropa, harga gas alam melonjak 75 persen minggu ini, level tertinggi dalam tiga tahun. Menteri Energi Norwegia Terje Aasland mengatakan, "Dengan situasi geopolitik yang kita lihat sekarang, saya yakin perdebatan [tentang dimulainya kembali impor gas alam Rusia] akan dihidupkan kembali. Mau tidak mau." Uni Eropa, yang mendapat 5-15 persen pasokan gas dari Timur Tengah, telah sepakat melarang impor gas Rusia pada akhir 2027, tetapi kini menghadapi tekanan baru. Goldman Sachs memperkirakan penutupan satu bulan bisa menaikkan harga gas Eropa hingga 130 persen.

Sebagai Ketua D-8, Indonesia terus mendorong deeskalasi untuk mencegah konflik meluas. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang menyatakan, "Sebagai Ketua D-8, RI juga terus menekankan pentingnya deeskalasi dan mendorong berbagai pihak untuk terus menahan diri." Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi berharap D-8 mengutuk serangan AS dan Israel. Keanggotaan Iran di D-8 tidak terdampak, dan persiapan KTT D-8 di Jakarta April 2026 tetap berjalan.

Di Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga menjamin pasokan BBM aman untuk Ramadan dan Idul Fitri, dengan stok sekitar 21 hari yang terus diisi ulang. Corporate Secretary Roberth MV. Dumatubun menekankan diversifikasi sumber pasokan dan imbau masyarakat hindari panic buying. Kementerian ESDM juga menjamin harga BBM tidak naik dan stok terkendali di tengah dinamika geopolitik.

Artikel Terkait

Illustration of Iran's Strait of Hormuz blockade during war, driving up global oil and gas prices and threatening Europe's energy supply.
Gambar dihasilkan oleh AI

War in Iran causes surge in energy prices

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

On the fifth day of the war in Iran, Tehran's blockade of the Strait of Hormuz has driven up oil and gas prices, affecting the global economy. European gas prices rose from 32 to 49 euros per MWh, while Brent crude climbed from 72 to 82 dollars per barrel. Europe, vulnerable due to its reliance on imports, faces heightened risks if the conflict drags on.

President Donald Trump ordered US and Israeli attacks on Tehran in the early morning of February 28, 2026, prompting an Iranian missile response against Israel. This Middle East conflict endangers global oil supply via the Strait of Hormuz, through which one-fifth of the world's crude passes. In Mexico, which imports gasoline, it could lead to price hikes if the conflict persists.

Dilaporkan oleh AI

As the US-Israel-Iran conflict escalates following February 28 strikes and weekend retaliation—including the reported death of Ayatollah Khamenei—the Strait of Hormuz has closed, pushing oil prices to new highs and intensifying market volatility. Updated casualties exceed 740, while analysts predict inflation spikes and delayed rate cuts. Mexico sees sharp peso depreciation and stock plunges.

The OPEC+ alliance is set to consider a larger-than-expected increase in oil supplies during its Sunday meeting, according to a delegate, following US and Israeli air strikes on targets inside Iran. This potential shift in production strategy comes amid military escalation threatening global energy flows. Israel’s Energy Ministry has ordered the temporary closure of several offshore natural gas fields due to security assessments.

Dilaporkan oleh AI

Amid U.S. and Israeli strikes on Iran that killed Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei, the Korean government stated that oil and gas supplies remain stable for now. Emergency meetings confirmed reserves of several months' worth of oil and gas exceeding mandatory levels. However, preparations are underway for potential risks from the Strait of Hormuz closure, including alternative routes and support measures.

Konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, yang melibatkan serangan udara AS dan Israel terhadap Iran serta serangan balasan Iran, telah menyebabkan penangguhan penerbangan secara luas oleh maskapai regional. Harga minyak melonjak lebih dari 10% menjadi lebih dari $75 per barel karena penutupan Selat Hormuz. Analis memprediksi potensi kenaikan tarif penerbangan karena maskapai menghadapi biaya bahan bakar yang lebih tinggi.

Dilaporkan oleh AI

Four days after initial US and Israeli strikes on Iran sparked regional escalation on February 28, the conflict intensified with Israel destroying Iran's state television headquarters in Tehran, Iranian missile and drone attacks on US and Israeli targets, and the threatened closure of the Strait of Hormuz.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak