Komandan militer Iran peringatkan Trump soal pelajaran perang

Komandan militer tertinggi Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, memperingatkan Presiden Donald Trump bahwa perang dengan Teheran akan menjadi pelajaran berharga baginya. Pernyataan ini merespons komentar Trump tentang kemungkinan perubahan rezim di Iran dan penempatan kapal induk AS di wilayah tersebut. Ketegangan meningkat di tengah pembicaraan diplomasi nuklir yang sedang berlangsung.

TEHERAN -- Komandan Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump harus menyadari bahwa ia akan memasuki pertempuran yang memberikan pelajaran kepadanya jika memulai perang melawan Teheran. Pernyataan ini disampaikan pada Ahad, seperti dilaporkan oleh Anadolu Agency.

Mousavi menyebut komentar Trump sebagai tidak pantas untuk seorang presiden dan menyebutnya sebagai "pernyataan ceroboh". Ia menambahkan bahwa jika Trump berniat berperang, maka seharusnya tidak membicarakan negosiasi, merujuk pada diplomasi nuklir yang sedang berlangsung antara Washington dan Teheran, yang dilanjutkan pada awal bulan ini.

Pada Jumat lalu, Trump menyatakan bahwa perubahan rezim di Iran akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi. Ia juga mengumumkan bahwa kapal induk USS Gerald R. Ford, yang disebut sebagai kapal induk terbesar di dunia, akan segera menuju ke wilayah tersebut jika pembicaraan gagal. "Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya," kata Trump. "Kapal itu akan segera berangkat."

Sementara itu, kapal induk USS Abraham Lincoln dan armada kapal perusak sudah ditempatkan di Teluk Persia setelah dikirim bulan lalu, di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan Mousavi menekankan bahwa perang akan membuat ketegangan terus memanas di kawasan tersebut.

Artikel Terkait

News illustration: Iranian speaker warns US as Pakistan offers to host talks.
Gambar dihasilkan oleh AI

Iranian parliament speaker warns U.S. against ground incursion as Pakistan offers to host talks

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Iran’s parliament speaker said Tehran expects any U.S. ground move to be met with a severe response, while Pakistan said it is prepared to host U.S.-Iran talks “in the coming days” after a meeting of regional foreign ministers in Islamabad.

U.S. President Donald Trump posted an image on Truth Social suggesting possible military action against Iran as tensions escalate in the Strait of Hormuz. The post comes despite efforts to maintain a fragile ceasefire. Iranian officials have warned of severe responses to any aggression.

Dilaporkan oleh AI

US President Donald Trump announced on Monday that he had abandoned a military strike on Iran originally scheduled for Tuesday. The decision follows a request from Gulf leaders and comes as serious negotiations are underway with Tehran.

Exiled Iranian royal Reza Pahlavi urged Iran’s armed forces to move against the Islamic Republic and the Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) in a statement circulated Tuesday, April 7, 2026, as President Donald Trump’s deadline for Tehran to reach a deal to end the war approached.

Dilaporkan oleh AI

US intelligence warned President Donald Trump that Iran could retaliate against Gulf allies, but Iran struck countries including Kuwait and Bahrain, widening the war. Trump said Washington was 'shocked'. Tensions have intensified around the Strait of Hormuz.

Secretary of War Pete Hegseth urged President Trump's base to trust his handling of the Iran war during a Pentagon briefing on March 31. He revealed a recent secret trip to Middle East bases and emphasized keeping all military options open, including ground troops. Joint Chiefs Chairman Gen. Dan “Razin” Caine provided updates on over 11,000 strikes since the war began on February 28.

Dilaporkan oleh AI

On Sunday's broadcast of ABC's 'This Week,' anchor Jonathan Karl invoked Sun Tzu's 'The Art of War' to describe the opacity of President Donald Trump's statements on the Iran conflict. One month into Operation Epic Fury, Karl highlighted Trump's seemingly contradictory remarks about winding down or escalating military efforts. He noted shifts from claims of nearing objectives to threats against Iranian infrastructure.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak