Smart Play Lego: pengembangan 8 tahun dan visi ekspansi

Membangun dari peluncuran sistem Smart Play di CES 2026 dengan set Star Wars interaktif, Lego mengungkap delapan tahun penelitian untuk mendorong permainan sosial anak dan otonomi. Eksekutif menguraikan desain fleksibel platform dan potensi pertumbuhan, di tengah pertanyaan tentang harga premium.

Platform Smart Play Lego, yang dirinci lebih lanjut setelah debutnya di CES 2026 dengan Smart Bricks, Tags, dan Minifigures ber-sensormodity di set Star Wars, berasal dari penelitian konsumen ekstensif selama delapan tahun. Tom Donaldson, wakil presiden senior dan kepala Creative Play Lab, membagikan visi: «Kami mulai benar-benar melihat kebutuhan konsumen, dan ide bahwa anak-anak sangat menyukai permainan sosial. Anak-anak menyukai hal-hal yang berubah ketika mereka kembali ke sana, dan anak-anak sangat menyukai otonomi. Mereka ingin bisa mengubah hal-hal». Sistem merespons gerakan, konteks, dan interaksi, meningkatkan pembangunan tradisional tanpa layar. Menekankan skalabilitas, Donaldson mencatat: «Kami ingin membangun platform yang sangat kuat. Yang tidak boleh kami lakukan adalah berkata, 'ini yang kami pikir kami butuhkan.' Kami perlu berkata, 'mari buat sesuatu yang punya banyak kemampuan yang kemudian kami bisa cari tahu cara menggunakannya.'» Peluncuran mencakup set Star Wars dari trilogi asli, dipilih untuk daya tarik lintas generasi. Derek Stothard dari Disney, direktur lisensi global, menjelaskan: «Sangat awal, kami semua memutuskan bahwa memulai dengan trilogi asli akan bagus. Ini adalah adegan dan karakter yang sangat dikenal, dan melintasi generasi, jadi orang tua bisa memperkenalkannya ke anak-anak mereka. Semua itu bekerja sangat baik bersama.» Misalnya, set Throne Room Duel & A-Wing (~1.000 potong, $160) mengintegrasikan beberapa elemen Smart. Lego melihat potensi besar, membandingkannya dengan keubikuitas minifigure: «Kami mengumumkan platform yang bisa Anda lihat memiliki potensi pertumbuhan luar biasa.» Namun, biaya tinggi dari lisensi dan teknologi mungkin membatasi adopsi, dengan harapan untuk add-on terjangkau untuk integrasi di seluruh ekosistem.

Artikel Terkait

Lego demonstrates interactive Star Wars smart bricks with lights and sounds at CES 2026 booth.
Gambar dihasilkan oleh AI

Lego meluncurkan bata pintar untuk set Star Wars di CES 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Di CES 2026 di Las Vegas, Lego memperkenalkan platform Smart Play-nya, yang menampilkan bata penuh sensor yang menambahkan lampu dan suara interaktif ke set bangunan tradisional. Teknologi ini debut di kit bertema Star Wars yang tiba pada 1 Maret, meningkatkan permainan tanpa bergantung pada layar. Demonstrasi awal menyoroti interaksi berbasis kedekatan antara bata dan minifigure.

Lego has introduced Smart Play, a new interactive system featuring a tiny Smart Brick that enhances play with existing bricks. The technology, unveiled at CES 2026, will debut in Star Wars sets launching in March. It promises app-free interactions like sound effects triggered by movement.

Dilaporkan oleh AI

Lego telah mengungkap lima set bertema Star Wars tambahan yang kompatibel dengan sistem Smart Play barunya di Nuremberg Toy Fair. Set ini, dengan harga dari $40 hingga $100, meningkatkan permainan interaktif dengan suara dan lampu tetapi memerlukan Smart Brick terpisah untuk fungsionalitas penuh. Pra-pemesanan dimulai pada 27 Januari, dengan tanggal rilis 1 Maret.

Nintendo's Legend of Zelda series has introduced a new slogan, "Build the legend," as part of a collaboration with LEGO. The phrase accompanies the first LEGO sets based on the franchise, including an "Ocarina of Time Final Battle" set. This marketing effort builds anticipation for the upcoming film set to release in 2027.

Dilaporkan oleh AI

A new video review offers the first detailed look at LEGO's upcoming 'Final Battle' diorama set inspired by The Legend of Zelda: Ocarina of Time. The set, featuring minifigures of Link, Zelda, and Ganondorf, launches on March 1, 2026, for £99.99 or $129.99. Reviewer Tiago Catarino highlights its intricate design and fan easter eggs.

Di CES 2026 di Las Vegas, perusahaan-perusahaan mengungkap robot inovatif yang memadukan kecerdasan buatan dengan fungsi praktis dan menghibur. Sorotan termasuk asisten humanoid untuk pekerjaan rumah tangga dan perangkat khusus yang menangani tantangan navigasi. Perkembangan ini menandakan dorongan menuju pembantu rumah yang lebih otonom.

Dilaporkan oleh AI

At the Consumer Electronics Show in Las Vegas, companies like Nvidia, Razer, and HyperX unveiled AI-enhanced gaming technologies aimed at improving performance and user experience. These reveals highlight the growing integration of artificial intelligence in gaming peripherals and software. While some are immediate updates, others remain conceptual prototypes.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak