Usai peragaan busana kedua Matthieu Blazy untuk Chanel pada 10 Maret, desain dari koleksi SS26 langsung ludes di toko-toko Paris, menciptakan demam belanja yang disebut 'Matthieu mania'. Barang-barang tersebut akan tiba di butik-butik Inggris pada 13 Maret 2026.
Hanya satu hari setelah Matthieu Blazy mempresentasikan koleksi keduanya untuk Chanel selama Paris Fashion Week—yang menghormati visi Coco Chanel tentang fesyen sebagai 'ulat dan kupu-kupu' dengan tweed inovatif, paillettes, dan siluet pinggang jatuh—desain-desain tersebut masuk ke toko-toko Paris terdekat dan lenyap hampir seketika. Chanel boutiques, termasuk yang bersejarah di 31 Rue Cambon, dipadati editor, selebriti, dan influencer. Direktur fesyen ELLE Avril Mair menyebutnya 'kekacauan mutlak', tapi dengan gaya 'sangat sopan khas Chanel'. Tas, aksesori, dan kemeja Chanel-Charvet laris manis, dengan sepatu—terutama ukuran 41—habis terjual di seluruh Eropa pada Senin. Pembeli antre dengan sabar, mendaftar lewat aplikasi saat masuk, lalu menelusuri barang idaman sambil menunggu. Mair gigih merebut sepatu sling-back heels. 'Matthieu mania' ini membangun antusiasme dari debut Blazy, menandakan renovasi kreatif Chanel di bawah arahan Blazy. Penggemar Inggris bisa berbelanja koleksi SS26 mulai 13 Maret di Selfridges, New Bond Street, dan lokasi Sloane Street. Best-seller yang diantisipasi: slingback Chanel, pumps, dan mules. Untuk detail lengkap acara, lihat liputan seri presentasi runway Blazy.