Microsoft telah menguraikan langkah-langkah untuk bertindak sebagai 'tetangga baik' di wilayah yang menampung pusat data mereka, bertujuan mencegah kenaikan tagihan utilitas lokal. Perusahaan merespons kekhawatiran publik yang meningkat tentang kebutuhan energi infrastruktur mereka. Ini termasuk mendorong tarif listrik yang lebih tinggi khusus untuk pusat data.
Pada Selasa, 13 Januari 2026, Microsoft mengungkapkan rencana untuk mengatasi kritik atas dampak potensial pusat data yang berkembang terhadap biaya listrik lokal. Raksasa teknologi itu menekankan menjadi 'tetangga baik' di komunitas tempat fasilitas ini dibangun, dengan fokus pada mitigasi efek terhadap tagihan utilitas penduduk sekitar. Pengumuman tersebut menyoroti komitmen Microsoft untuk bekerja sama dengan utilitas publik. Secara khusus, perusahaan berjanji untuk meminta utilitas menerapkan tarif listrik yang lebih tinggi untuk pusat data itu sendiri, daripada membebankan biaya kepada rumah tangga. Langkah ini dimaksudkan untuk mengisolasi beban finansial operasi berenergi tinggi dari konsumen sehari-hari. Kekhawatiran publik meningkat di tengah proliferasi cepat pusat data yang diperlukan untuk mendukung komputasi awan dan teknologi AI. Inisiatif Microsoft bertujuan menangani isu-isu ini secara langsung, memastikan bahwa pengembangan infrastruktur tidak memperburuk masalah keterjangkauan energi di wilayah yang terdampak. Meskipun detail jadwal implementasi masih menunggu, janji ini menegaskan upaya yang lebih luas untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan kesejahteraan komunitas.