Badai tahun 2020 mematikan pembangkit listrik tenaga nuklir satu-satunya di Iowa secara prematur. Google kini bertujuan membuka kembali untuk memasok energi bagi pusat data terdekat. Muncul kekhawatiran atas risiko cuaca ekstrem di daerah rawan tornado.
Pada tahun 2020, badai dahsyat memaksa penutupan dini fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir satu-satunya di Iowa, Duane Arnold Energy Center. Peristiwa ini menyoroti kerentanan infrastruktur nuklir di tengah peningkatan kejadian cuaca ekstrem.
Google mengumumkan rencana untuk menghidupkan kembali pembangkit tersebut, khususnya untuk memberi daya pada pusat data yang sedang berkembang di wilayah tersebut. Inisiatif ini bertujuan memenuhi permintaan energi yang meningkat untuk operasi perusahaan sambil memanfaatkan sumber energi yang andal dan rendah karbon.
Namun, lokasi di daerah rawan tornado menimbulkan pertanyaan keamanan. Apakah badai parah akan menjadi ancaman berkelanjutan bagi operasi dan integritas reaktor? Perkembangan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk mengintegrasikan tenaga nuklir dengan infrastruktur teknologi, tetapi juga menekankan ketegangan antara kebutuhan energi dan risiko iklim.
Cerita ini berasal dari Inside Climate News dan ditampilkan dalam kolaborasi Climate Desk, yang menekankan persimpangan kebijakan lingkungan dan energi.