Trump mendesak perusahaan teknologi mendanai pusat data mereka sendiri

Mantan Presiden Donald Trump mendesak perusahaan teknologi untuk menanggung biaya pusat data mereka secara mandiri. Ia juga berjanji untuk mengatasi biaya energi tinggi yang terkait dengan fasilitas tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pengumuman baru-baru ini.

Dalam pernyataan yang menyoroti kekhawatiran tentang pendanaan infrastruktur, Donald Trump menekankan bahwa perusahaan teknologi harus «membayar jalan mereka sendiri» untuk pusat data mereka. Hal ini muncul di tengah perdebatan yang semakin meningkat tentang kebutuhan energi sektor teknologi. Janji Trump untuk mengatasi biaya energi tinggi menunjukkan pergeseran kebijakan potensial jika ia kembali berkuasa. Pusat data, yang krusial untuk komputasi awan dan AI, mengonsumsi jumlah daya yang sangat besar, membebani jaringan dan meningkatkan biaya. Pengumuman tersebut, bertanggal 13 Januari 2026, menegaskan ketegangan berkelanjutan antara pemerintah dan raksasa teknologi terkait alokasi sumber daya. Tidak ada rencana spesifik yang dirinci, tetapi retorika tersebut menunjukkan dorongan menuju kemandirian di industri. Perkembangan ini dapat memengaruhi regulasi masa depan terkait infrastruktur teknologi, menyeimbangkan inovasi dengan tanggung jawab fiskal.

Artikel Terkait

President Trump shakes hands with tech CEOs signing the Ratepayer Protection Pledge at the White House, with AI data centers symbolized in the background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Raksasa teknologi menandatangani ikrar Gedung Putih untuk menanggung biaya daya pusat data AI di tengah kritik

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pada 4 Maret 2026, perusahaan teknologi terkemuka termasuk Amazon, Google, Meta, Microsoft, OpenAI, Oracle, dan xAI menandatangani Ratepayer Protection Pledge yang tidak mengikat di Gedung Putih, dengan berkomitmen mendanai pembangkit listrik baru dan infrastruktur untuk pusat data AI guna melindungi konsumen dari kenaikan tagihan listrik. Presiden Trump memujinya sebagai 'kemenangan bersejarah', tetapi para kritikus mempertanyakan kemampuan penegakannya di tengah kekhawatiran lingkungan dan ekonomi yang semakin meningkat.

Microsoft telah menguraikan langkah-langkah untuk bertindak sebagai 'tetangga baik' di wilayah yang menampung pusat data mereka, bertujuan mencegah kenaikan tagihan utilitas lokal. Perusahaan merespons kekhawatiran publik yang meningkat tentang kebutuhan energi infrastruktur mereka. Ini termasuk mendorong tarif listrik yang lebih tinggi khusus untuk pusat data.

Dilaporkan oleh AI

Hampir setengah dari pusat data yang direncanakan di AS tahun ini berisiko tertunda atau dibatalkan karena masalah impor dari Tiongkok yang diperburuk oleh tarif. Penolakan dari masyarakat memicu moratorium, dengan Maine yang bersiap menghentikan pembangunan baru hingga tahun 2027. Hambatan-hambatan ini menantang dorongan Presiden Trump untuk mempercepat pembangunan infrastruktur AI.

Satu tahun sejak dimulainya kepresidenan kedua Donald Trump, pemerintahannya telah melemahkan inisiatif energi bersih, termasuk membatalkan insentif Undang-Undang Pengurangan Inflasi. Namun, para ahli menyoroti bahwa penurunan harga energi terbarukan dan lonjakan permintaan listrik mendorong pergeseran ke energi bersih meskipun ada hambatan federal. Negara bagian dan kota terus melakukan upaya pengurangan emisi yang agresif, menciptakan ketegangan antara kebijakan dan realitas ekonomi.

Dilaporkan oleh AI

Pemimpin teknologi seperti Elon Musk dan Jeff Bezos mengusulkan peluncuran pusat data ke orbit untuk memenuhi kebutuhan komputasi besar AI, tetapi para ahli menyoroti rintangan besar. Dari panel surya luas dan masalah pendinginan hingga risiko radiasi, membangun fasilitas semacam itu di luar angkasa masih jauh. Proyek seperti prototipe Google 2027 menunjukkan minat awal, namun kelayakan skala produksi masih jauh.

Meta telah sepakat untuk mendanai tujuh pembangkit listrik tenaga gas baru serta infrastruktur energi yang luas guna mendukung pusat data terbesarnya yang sedang dibangun di Richland Parish, Louisiana. Kesepakatan dengan Entergy Louisiana tersebut mencakup pembangunan jalur transmisi sepanjang 240 mil dan penyimpanan baterai, sebagaimana dilaporkan oleh Wall Street Journal. Langkah ini menyusul janji tidak mengikat dari sejumlah perusahaan teknologi untuk menanggung biaya listrik bagi pusat data AI.

Dilaporkan oleh AI

Dalam sebuah opini, Nathan Lord berargumen bahwa Amerika tidak bisa memimpin dalam kecerdasan buatan tanpa mengamankan sumber energi yang andal, khususnya gas alam. Ia menyoroti keunggulan China dalam pembangkitan listrik dan mendesak pembangunan pusat data dekat pasokan bahan bakar di wilayah seperti Shale Crescent. Tanpa langkah tersebut, AS berisiko tertinggal dalam kompetisi AI global.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak