Terobosan penyimpanan kaca Microsoft menjanjikan retensi data selama 10.000 tahun

Microsoft telah memperkenalkan teknologi penyimpanan berbasis kaca baru yang dirancang untuk menyimpan data hingga 10.000 tahun. Inovasi ini menggunakan cakram kaca yang tampak menjanjikan secara teori tetapi menghadapi tantangan praktis yang signifikan. Menulis data ke drive penuh bisa memakan waktu berminggu-minggu, memunculkan pertanyaan tentang kelayakannya di dunia nyata.

Perkembangan terbaru Microsoft dalam penyimpanan data melibatkan cakram kaca futuristik yang mampu menyimpan informasi selama 10.000 tahun yang mengesankan. Menurut TechRadar, teknologi ini tampak luar biasa di atas kertas, menawarkan daya tahan jangka panjang yang jauh melebihi metode penyimpanan tradisional. Namun, kepraktisan Project Silica, seperti yang dikenal, masih tidak pasti. Proses menulis data ke cakram kaca ini memakan waktu lama; mengisi seluruh drive mungkin memerlukan berminggu-minggu operasi. Kecepatan penulisan yang lambat ini dapat membatasi adopsinya di luar aplikasi khusus. Para ahli menyarankan bahwa meskipun konsepnya inovatif, mungkin tidak pernah melampaui pengujian laboratorium karena inefisiensi ini. Terobosan ini menyoroti upaya berkelanjutan dalam solusi data berkelanjutan dan arsip, tetapi kesuksesan komersial tidak dijamin. TechRadar menerbitkan analisis ini pada 21 Februari 2026, menekankan kesenjangan antara potensi teoretis dan implementasi praktis dalam teknologi penyimpanan.

Artikel Terkait

Empty store shelves for RAM, GPUs, SSDs, and hard drives amid AI-driven shortages, with shocked customers and inflated price tags.
Gambar dihasilkan oleh AI

Kekurangan RAM meluas ke GPU, SSD, dan hard drive

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Kekurangan RAM yang didorong oleh permintaan AI Big Tech—yang telah menaikkan harga PC, membatasi hype PC AI, dan memicu penyesuaian OEM—terus membentuk ulang industri hingga 2026. Lonjakan harga kit RAM DDR5 standalone mencapai 300 hingga 400 persen pada akhir 2025, dengan efek yang kini merembet ke kartu grafis, SSD berkapasitas tinggi, dan bahkan hard drive tradisional karena pasokan mengetat.

Peneliti di Microsoft telah mengembangkan teknologi berbasis laser untuk menyimpan data di kaca, berpotensi merevolusi pusat data dengan arsip tahan lama dan berkelanjutan. Metode ini mengkodekan informasi ke nanostruktur dalam lapisan kaca, menawarkan stabilitas lebih dari 10.000 tahun dalam kondisi ekstrem. Kemajuan ini dibangun di atas pekerjaan sebelumnya dan bertujuan untuk perpustakaan data yang skalabel dan robotik.

Dilaporkan oleh AI

Pada 2025, para ilmuwan menghidupkan kembali pita kaset menggunakan DNA untuk menyimpan jumlah data besar, jauh melebihi versi tradisional. Inovasi yang dikembangkan di Tiongkok ini dapat menyimpan setiap lagu yang pernah direkam hanya dalam 100 meter pita. Peneliti berencana membawa teknologi ini ke pasar dalam lima tahun.

Kapasitas global MLC NAND diproyeksikan turun lebih dari 40% tahun-ke-tahun pada 2026, seiring SSD TLC dan QLC mendominasi. Perubahan ini didorong oleh permintaan yang meningkat dari beban kerja AI. Perubahan ini menandai mundurnya MLC ke pasar niche.

Dilaporkan oleh AI

Studi baru NASA menunjukkan bahwa jejak kehidupan kuno di Mars bisa bertahan lebih dari 50 juta tahun di es murni, terlindung dari radiasi kosmik. Peneliti merekomendasikan misi masa depan fokus pada pengeboran endapan es bersih daripada batuan atau tanah. Temuan, berdasarkan simulasi laboratorium, menyoroti es murni sebagai pengawet potensial untuk material organik.

Para peneliti telah menghasilkan kristal waktu paling rumit hingga saat ini menggunakan komputer kuantum superkonduktor IBM. Material kuantum dua dimensi ini mengulang struktur waktu, berputar melalui konfigurasi tanpa batas. Pencapaian ini memajukan pemahaman tentang sistem kuantum dan potensinya untuk desain material.

Dilaporkan oleh AI

Para ilmuwan di Australia telah mengembangkan simulator kuantum terbesar hingga saat ini, menggunakan 15.000 qubit untuk memodelkan material kuantum eksotis. Perangkat ini, yang dikenal sebagai Quantum Twins, dapat membantu mengoptimalkan superkonduktor dan zat canggih lainnya. Dibangun dengan menanamkan atom fosfor ke dalam chip silikon, perangkat ini menawarkan kontrol tak tertandingi atas sifat elektron.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak