Microsoft telah memperkenalkan teknologi penyimpanan berbasis kaca baru yang dirancang untuk menyimpan data hingga 10.000 tahun. Inovasi ini menggunakan cakram kaca yang tampak menjanjikan secara teori tetapi menghadapi tantangan praktis yang signifikan. Menulis data ke drive penuh bisa memakan waktu berminggu-minggu, memunculkan pertanyaan tentang kelayakannya di dunia nyata.
Perkembangan terbaru Microsoft dalam penyimpanan data melibatkan cakram kaca futuristik yang mampu menyimpan informasi selama 10.000 tahun yang mengesankan. Menurut TechRadar, teknologi ini tampak luar biasa di atas kertas, menawarkan daya tahan jangka panjang yang jauh melebihi metode penyimpanan tradisional. Namun, kepraktisan Project Silica, seperti yang dikenal, masih tidak pasti. Proses menulis data ke cakram kaca ini memakan waktu lama; mengisi seluruh drive mungkin memerlukan berminggu-minggu operasi. Kecepatan penulisan yang lambat ini dapat membatasi adopsinya di luar aplikasi khusus. Para ahli menyarankan bahwa meskipun konsepnya inovatif, mungkin tidak pernah melampaui pengujian laboratorium karena inefisiensi ini. Terobosan ini menyoroti upaya berkelanjutan dalam solusi data berkelanjutan dan arsip, tetapi kesuksesan komersial tidak dijamin. TechRadar menerbitkan analisis ini pada 21 Februari 2026, menekankan kesenjangan antara potensi teoretis dan implementasi praktis dalam teknologi penyimpanan.