Peneliti ciptakan kode QR terkecil di dunia

Para ilmuwan telah mengembangkan kode QR yang lebih kecil dari bakteri, yang berpotensi memungkinkan penyimpanan data tak terbatas. Terobosan ini dapat mengubah pelestarian informasi digital tanpa memerlukan energi atau pendingin. Pencapaian ini memecahkan rekor dunia untuk kode QR terkecil.

Para peneliti telah memecahkan rekor dunia dengan menciptakan kode QR terkecil sepanjang sejarah, yang lebih kecil dari bakteri. Menurut TechRadar, inovasi ini menjanjikan penyimpanan tak terbatas untuk informasi digital, yang berpotensi mengubah cara data disimpan selamanya. Kode QR baru ini dirancang untuk tahan lama tanpa batas dan tidak memerlukan energi atau pendingin, mengatasi tantangan dalam pelestarian data jangka panjang. Perkembangan ini menyoroti kemajuan dalam teknologi penyimpanan, memungkinkan solusi kompak dan tahan lama. Seperti yang dilaporkan, ukuran kode QR memungkinkan aplikasi di mana ruang dan ketahanan sangat penting. Tanggal publikasi berita adalah 21 Februari 2026.

Artikel Terkait

Microscopic view of bacterial defense mechanism using viral DNA remnants, with enzyme flipping genome to produce antiviral proteins.
Gambar dihasilkan oleh AI

Sisa virus kuno di bakteri menunjukkan strategi antivirus baru

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Peneliti Penn State melaporkan pertahanan bakteri yang memanfaatkan ulang DNA virus laten: enzim rekombinase bernama PinQ membalikkan segmen genom untuk menghasilkan protein pelindung yang memblokir infeksi, pekerjaan yang dijelaskan dalam Nucleic Acids Research.

Pada 2025, para ilmuwan menghidupkan kembali pita kaset menggunakan DNA untuk menyimpan jumlah data besar, jauh melebihi versi tradisional. Inovasi yang dikembangkan di Tiongkok ini dapat menyimpan setiap lagu yang pernah direkam hanya dalam 100 meter pita. Peneliti berencana membawa teknologi ini ke pasar dalam lima tahun.

Dilaporkan oleh AI

Peneliti di Microsoft telah mengembangkan teknologi berbasis laser untuk menyimpan data di kaca, berpotensi merevolusi pusat data dengan arsip tahan lama dan berkelanjutan. Metode ini mengkodekan informasi ke nanostruktur dalam lapisan kaca, menawarkan stabilitas lebih dari 10.000 tahun dalam kondisi ekstrem. Kemajuan ini dibangun di atas pekerjaan sebelumnya dan bertujuan untuk perpustakaan data yang skalabel dan robotik.

Para peneliti telah mengembangkan algoritma yang disebut kode phantom untuk membuat komputer kuantum kurang rentan kesalahan, yang berpotensi memungkinkan mereka menjalankan simulasi kompleks lebih efisien. Kode-kode ini memungkinkan belitan qubit logis tanpa manipulasi fisik, mengurangi risiko kesalahan. Pendekatan ini menjanjikan untuk tugas-tugas yang memerlukan belitan ekstensif, meskipun bukan solusi lengkap untuk tantangan komputasi kuantum.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti telah menghasilkan kristal waktu paling rumit hingga saat ini menggunakan komputer kuantum superkonduktor IBM. Material kuantum dua dimensi ini mengulang struktur waktu, berputar melalui konfigurasi tanpa batas. Pencapaian ini memajukan pemahaman tentang sistem kuantum dan potensinya untuk desain material.

Pada Februari 2025, Microsoft memperkenalkan komputer kuantum Majorana 1, memicu perdebatan sengit di bidang komputasi kuantum. Perangkat ini mengandalkan qubit topologis berbasis mode nol Majorana, yang menjanjikan ketahanan kesalahan lebih besar, tetapi menghadapi skeptisisme terhadap fungsionalitasnya. Kritikus mempertanyakan bukti, sementara Microsoft maju dengan data tambahan dan kemajuan.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti telah menciptakan molekul dengan topologi baru yang menyerupai setengah pita Möbius, yang memerlukan empat putaran untuk kembali ke titik awal. Struktur tersebut, terbuat dari 13 atom karbon dan dua atom klorin, dirakit di permukaan emas pada suhu rendah. Penemuan ini menyoroti kemajuan potensial dalam rekayasa molekuler dan simulasi kuantum.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak