Pemandangan makanan Singapura berkembang dengan banyak restoran baru di Januari dan Februari 2026, menampilkan konsep internasional dari Korea, Jepang, dan China serta inovasi lokal. Pembukaan ini mencakup tempat barbecue, bar sushi, dan kafe, melayani selera beragam. Penggemar makanan dapat menjelajahi pilihan dari warung hawker kasual hingga pengalaman makan mewah.
Singapura terus memperkuat lanskap kuliner yang hidup dengan serangkaian peluncuran restoran baru di dua bulan pertama 2026. Menurut HungryGoWhere, Februari menyaksikan debut 16 tempat baru, mencakup tapas Spanyol di Amor di Amoy Street, barbecue Korea di Keum Eun Don di HillV2 Mall, dan spesialis claypot Pang Pang di Guoco Midtown di Bugis. Sorotan lainnya termasuk Casa Cicheti yang berorientasi keluarga di Joo Chiat, menawarkan hidangan pasta dan pizza yang diperbarui, serta Jellyfish Sushi oleh koki Bjorn Shen, yang menyajikan menu eksperimental 12 hidangan seharga S$165 dari Selasa hingga Sabtu. Januari membawa 13 pembukaan juga, seperti Ryokudo Singapore di Far East Square dengan semangkuk donburi beras terinspirasi estetika wabi-sabi, dan Medusa Osteria Romana di South Beach, restoran Italia pertama yang berfokus pada Romawi di Singapura dengan interior merah tebal dan hidangan seperti burrata goreng seharga S$26. Pilihan halal juga muncul, termasuk The Velvet Cut di Joo Chiat untuk steak bakar kayu dan Gyusei Gyukatsu Wagyu-Steakhouse di North Bridge Road, menampilkan potongan daging sapi tepung yang dipanggang di sisi meja. Banyak konsep diambil dari kesuksesan luar negeri: Lotteria Singapore di Jewel Changi Airport memperkenalkan favorit makanan cepat saji seperti burger kimchi bulgogi seharga S$7.80, sementara Obongzip di Tanjong Pagar spesialisasi dalam gurita pedas bakar api dari S$55. Bakat lokal bersinar di tempat seperti warung hawker Reverie di Clementi, menyajikan hidangan utama barat seperti chop babi seharga S$20, dan Diff coffee bar di CT Hub 2, memadukan seduhan spesial dengan teh. Penambahan ini mencerminkan campuran merek mapan yang berkembang secara regional dan tempat lokal inovatif, meningkatkan pilihan bagi para diner's di seluruh pulau. Harga tetap terjangkau, dengan banyak set di bawah S$50, meskipun pengalaman premium seperti A5 wagyu di Gyusei mencapai S$69. Tren ini menggarisbawahi daya tarik Singapura sebagai tujuan makanan, dengan pengaruh Korea dan Jepang yang menonjol.