Norman Podhoretz, pendiri neoconservatisme, meninggal pada usia 95 tahun

Norman Podhoretz, tokoh kunci dalam pendirian neoconservatisme, meninggal pada 16 Desember di usia 95 tahun. Pengaruhnya terhadap konservatisme Amerika tetap signifikan meskipun ada perubahan di lanskap politik. Episode podcast terbaru mengeksplorasi warisannya yang kompleks.

Norman Podhoretz meninggal pada 16 Desember 2025, di usia 95 tahun. Sebagai salah satu bapak pendiri neoconservatisme, ia membentuk arus intelektual dan politik di kanan Amerika selama beberapa dekade. Kariernya, yang ditandai dengan transisi dari akar liberal ke advokasi konservatif yang teguh, meninggalkan jejak abadi pada perdebatan kebijakan, terutama mengenai urusan luar negeri dan isu budaya.

Dalam beberapa tahun terakhir, neoconservatisme telah digantikan secara besar-besaran oleh konservatisme America First, yang memprioritaskan isolasionisme dan nasionalisme daripada ideal intervensi. Namun, ide-ide Podhoretz terus memengaruhi pemikiran konservatif dengan cara halus, dari komentar media hingga kerangka ideologis.

Podcast The Nation, The Time of Monsters, yang dipandu oleh Jeet Heer, mendedikasikan sebuah episode untuk kehidupan dan warisan Podhoretz, yang tayang pada 22 Desember 2025. Tamu termasuk David Klion, yang menulis obituari untuk publikasi tersebut, dan sejarawan Ronnie Grinberg, yang bukunya Write Like a Man membahas peran Podhoretz dalam membentuk wacana konservatif. Diskusi tersebut menyoroti relevansi abadi kontribusinya di tengah dinamika politik yang berkembang.

Kematian Podhoretz mendorong refleksi atas evolusi konservatisme, di mana visi neoconservatifnya—yang pernah dominan—kini berdampingan dengan aliran baru. Episode ini memberikan konteks untuk memahami bagaimana karyanya masih bergema dalam perdebatan kontemporer.

Artikel Terkait

Illustration of podcast hosts discussing far-right resurgence in Europe, with symbolic map of rising political influence and rally scenes.
Gambar dihasilkan oleh AI

Podcast examines far right’s resurgence in Europe

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

A recent episode of The Nation’s podcast The Time of Monsters explores the growing influence of far-right parties in Europe. Hosted by Jeet Heer, the discussion features David Broder, who argues that the trend is fueled by the failures of centrist governments, drawing on points he made in a recent essay for The New York Times.

Badai internal di Heritage Foundation atas pembelaan presidennya terhadap Tucker Carlson setelah wawancara dengan nasionalis kulit putih Nick Fuentes telah mengungkap perpecahan yang lebih dalam di kalangan kanan tentang Israel. Sementara staf dan beberapa donor mundur, jajak pendapat baru menunjukkan konservatif muda semakin skeptis terhadap hubungan AS-Israel.

Dilaporkan oleh AI

Komentator konservatif Ben Shapiro telah menulis penghormatan untuk Charlie Kirk, pendiri Turning Point USA, yang dibunuh pada usia 31 tahun. Shapiro merefleksikan kenaikan Kirk dari aktivis muda menjadi tokoh kunci dalam konservatisme Amerika. Artikel tersebut memperingatkan gelombang kekerasan politik yang meningkat di Amerika Serikat.

Wawancara lebih dari dua jam yang diposting Tucker Carlson pada 27 Oktober menampilkan nasionalis kulit putih Nick Fuentes menarik perhatian luas secara online dan mempertajam perpecahan di kalangan sayap kanan atas Israel dan antisemitisme. Carlson meminta maaf kepada Fuentes atas cercaan masa lalu, memberikan bantahan terbatas terhadap retorikanya tentang orang Yahudi, dan memicu rentetan kecaman dan pembelaan di kalangan konservatif.

Dilaporkan oleh AI

Lebih dari selusin staf dari Heritage Foundation meninggalkan think tank konservatif untuk bergabung dengan organisasi nirlaba mantan Wakil Presiden Mike Pence, Advancing American Freedom. Kepergian ini menyusul gejolak internal atas sikap organisasi terhadap tokoh antisemit dan influencer sayap kanan. Langkah ini memperluas kelompok Pence dan menyoroti perpecahan dalam gerakan konservatif.

Lewis Horwitz, a prominent film finance executive known as the 'King of Indie Film Finance,' has died at the age of 90. He played a key role in funding independent films such as The Virgin Suicides and My Big Fat Greek Wedding.

Dilaporkan oleh AI

American international journalist Morley Robertson died of esophageal cancer on Thursday. He was 63. A private funeral service was held recently with only close family members in attendance.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak