NSE luncurkan konfirmasi pesanan tingkat nanodetik mulai 11 April

National Stock Exchange of India telah memperkenalkan konfirmasi tingkat nanodetik untuk pesanan pasar di seluruh segmen mulai 11 April. Peningkatan ini mengurangi latensi dari mikrodetik, meningkatkan kecepatan, transparansi, dan kepastian eksekusi. Hal ini juga memperbaiki pelacakan waktu nyata dan manajemen risiko.

National Stock Exchange of India (NSE) meluncurkan konfirmasi pesanan tingkat nanodetik pada 11 April, yang menandai peningkatan signifikan dalam infrastruktur perdagangannya. Sebelumnya diukur dalam mikrodetik, sistem baru ini memberikan konfirmasi pada tingkat nanodetik, yang memungkinkan pemrosesan lebih cepat di seluruh segmen ekuitas, derivatif, dan segmen lainnya. Pejabat NSE menekankan bahwa perubahan ini memperkuat kepastian eksekusi bagi para pedagang. NSE menyatakan bahwa peningkatan tersebut mendukung pelacakan pesanan waktu nyata yang lebih baik, sehingga memungkinkan manajemen risiko yang lebih baik bagi para pelaku pasar. Pedagang frekuensi tinggi dan algoritma akan mendapatkan keuntungan dari pengurangan latensi, yang mempertajam keunggulan kompetitif di pasar yang bergerak cepat. Langkah ini memperkuat posisi NSE sebagai pemimpin global dalam teknologi perdagangan. Bursa telah berinvestasi dalam infrastruktur latensi rendah untuk menjaga transparansi dan efisiensi, yang menarik minat dari investor internasional. Sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times, peluncuran ini bertujuan untuk menetapkan standar baru dalam operasi pasar saham India.

Artikel Terkait

Indian stock markets will implement significant regulatory changes starting April 1, including sharp increases in securities transaction tax on derivatives and stricter collateral requirements for proprietary trading. The securities transaction tax, or STT, will rise by 150% on futures and 50% on options. New Reserve Bank of India rules mandate 100% collateral for bank guarantees in proprietary trading, up from the previous 50%.

Dilaporkan oleh AI

In early trade on Tuesday, the BSE Sensex rose 564.63 points to 82,790.45, while the NSE Nifty gained 167 points to 25,591.65. The rally was led by IT stocks including HCLTech, Infosys, and TCS, with both indices up over 0.5% as of 9:28 am.

Indian benchmark indices Sensex and Nifty closed nearly 6% higher for the week, snapping a six-week losing streak after a ceasefire between the US and Iran. Both indices rose 1.2% on Friday. Investors adopted a risk-on approach amid reduced volatility.

Dilaporkan oleh AI

Following a morning circuit breaker triggered by an over 8% drop in the KOSPI index, the Korea Exchange (KRX) experienced brief technical disruptions in order processing later Monday. Trading has normalized, with KRX investigating the issues amid concerns over system reliability during volatility.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak