Perillo Custom Vacations menambahkan Yunani ke opsi perjalanan disesuaikan

Perillo Custom Vacations telah memperluas layanan perjalanan kustomnya untuk mencakup Yunani, bergabung dengan Italia sebagai tujuan utama. Perusahaan menawarkan itinerary khusus yang menonjolkan sejarah, budaya, dan pengalaman mewah negara tersebut. Langkah ini merespons permintaan yang meningkat untuk perjalanan Eropa yang dipersonalisasi.

Perillo Custom Vacations, dengan lebih dari 80 tahun di industri perjalanan, mengumumkan pada 7 Maret 2026, penambahan Yunani ke portofolio penawaran liburan disesuaikan. Didirikan pada 2009 sebagai cabang khusus Perillo Tours, layanan ini kini menyediakan perjalanan ke Yunani yang sepenuhnya dapat disesuaikan, berfokus pada warisan kuno dan pulau-pulau indahnya.  nnPara pelancong dapat memilih dari itinerary contoh, seperti eksplorasi multi-pulau di Mykonos, Paros, Santorini, dan Crete. Pengunjung pertama kali mungkin memilih rencana 12 hari 'Best of Greece', yang menggabungkan situs populer dengan aktivitas budaya unik. Pilihan termasuk tur kuliner di Athena dengan kelas memasak dan pencicipan anggur, serta tur pribadi ke Akropolis, pencicipan minyak zaitun, dan barbekyu Yunani tradisional di desa-desa bergaya Mykonos.  nnPerusahaan menekankan pengalaman bebas stres dengan menangani semua logistik, termasuk akomodasi, penerbangan, tiket feri, penyewaan mobil, dan layanan supir. Tim dukungan khusus membantu di lokasi untuk memenuhi kebutuhan dan anggaran yang beragam. Penambahan Yunani berasal dari daya tariknya sebagai tujuan dengan sejarah kaya, budaya yang hidup, dan pemandangan yang menakjubkan, melayani preferensi yang meningkat untuk perjalanan non-standar.  nnPengembangan ini memungkinkan penasihat perjalanan menyusun itinerary yang bervariasi, dari perjalanan solo mewah hingga yang ramah keluarga. Dipadukan dengan Italia, ini memposisikan Perillo Custom Vacations untuk menyediakan perjalanan imersif ke situs Mediterania kuno. Seiring meningkatnya permintaan untuk liburan yang dipersonalisasi, perusahaan mengantisipasi peluang yang lebih baik di wilayah-wilayah ini.

Artikel Terkait

Greece achieved a record 156.2 million overnight stays in 2025, propelled by visitors from Germany, the United Kingdom, Italy, and several other European countries. This growth underscores the nation's appeal through its cultural heritage, landscapes, and connectivity. Key markets like Germany contributed significantly to the boom.

Dilaporkan oleh AI

Geopolitical tensions in the Middle East are prompting travelers to seek safer destinations in Latin America and Europe. Countries like Brazil, Croatia, and Peru are gaining popularity as alternatives to traditional hotspots in the Persian Gulf. This shift is reshaping global tourism patterns amid heightened security risks.

Several popular travel destinations including Greece, Japan, Spain, and others are introducing higher fees, taxes, and crowd controls in 2026 to manage overtourism and support sustainability. American travelers face additional planning requirements, such as pre-bookings and levies, amid a 7.3% drop in U.S.-to-Europe bookings year-over-year. These measures aim to preserve cultural sites, natural resources, and local infrastructure while funding improvements.

Dilaporkan oleh AI

Ahead of International Women’s Day 2026, travel platform Scapia has released data revealing a surge in solo travel among Indian women, with bookings nearly nine times higher year-on-year. Beach destinations dominate their choices, accounting for over 80% of domestic leisure trips. The trends highlight growing independence in travel planning across generations and transport modes.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak