PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menutup sementara SPBU 44.502.07 di Jl. Sriwijaya, Semarang, setelah insiden kebakaran sepeda motor. Penutupan dilakukan pada Senin untuk evaluasi keselamatan. Petugas SPBU berhasil memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menutup sementara SPBU 44.502.07 di Jl. Sriwijaya, Semarang, usai kebakaran sepeda motor pada Senin. Insiden bermula ketika seorang konsumen mengisi bahan bakar Pertamax pada motor mogoknya. Saat motor didorong keluar dan dinyalakan, api muncul dari sistem kelistrikan kendaraan, yang segera dipadamkan oleh petugas menggunakan APAR.
Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBT, menyatakan keprihatinan Pertamina atas kejadian tersebut. "Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Pertamina telah melakukan penelusuran dan memastikan penanganan lapangan dilakukan dengan baik," ujarnya. SPBU ditutup untuk evaluasi menyeluruh keselamatan, pembinaan dengan tim HSSE dan Dinas Pemadam Kebakaran, serta perbaikan sarana prasarana.
Chiko Relisviano Ramadhan, pemilik motor, menerima penjelasan transparan dan menyatakan, "Permasalahan ini sudah diselesaikan dengan baik, dan saya menerima hasilnya." Operator SPBU, Giyono, meminta maaf dan berjanji meningkatkan kewaspadaan. Taufiq mengimbau masyarakat memeriksa kondisi kendaraan, terutama kelistrikan, dan menegaskan APAR gratis.
Selama penutupan, pelanggan diarahkan ke SPBU 44.502.29 di Jl. Veteran atau SPBU 41.502.01 Coco di Jl. Ahmad Yani.