Seorang filsuf berpendapat bahwa Model Standar fisika partikel mungkin memerlukan perombakan filosofis karena perilaku neutrino yang tidak biasa.
George Hobart dari University of Bristol mempresentasikan usulan tersebut pada konferensi Foundations of Physics di Irvine, California, pada 17 Juni. Ia mencatat bahwa neutrino dapat berubah dari satu jenis ke jenis lainnya, sebuah proses yang tidak terlihat di antara rekan-rekan mereka yang lebih berat seperti elektron, muon, dan tau.
Hobart menyarankan agar ketiga neutrino tersebut dipandang sebagai keadaan kuantum dari satu entitas dasar, alih-alih sebagai partikel terpisah yang disusun dalam baris dan kolom Model Standar saat ini. Pendekatan ini akan memperlakukan seluruh keluarga partikel sebagai unit dasar, bukan sebagai entri individu.
Perubahan ini tidak akan mengubah perhitungan fisika yang ada, kata Hobart, namun dapat memandu para peneliti menuju pertanyaan-pertanyaan baru dengan berfokus terlebih dahulu pada apa yang secara fundamental dimiliki bersama oleh partikel-partikel tersebut. Noel Swanson dari University of Delaware mengatakan bahwa tinjauan filosofis semacam itu layak dipertimbangkan karena Model Standar bergantung pada idealisasi yang masih menjadi bahan perdebatan.