Pochettino ungkap kesedihan atas perjuangan Tottenham menghindari degradasi

Mauricio Pochettino menyebut perjuangan Tottenham Hotspur untuk menghindari degradasi dari Premier League sebagai sesuatu yang 'sangat menyedihkan'. Mantan manajer Spurs yang membawa klub tersebut ke final Liga Champions ini berbicara secara emosional mengenai ikatan kuatnya dengan tim tersebut. Ia menyampaikan komentar tersebut dalam podcast Stick to Football milik The Overlap.

Pochettino, yang melatih Tottenham dari tahun 2014 hingga 2019, mengatakan bahwa ia tetap memiliki kedekatan emosional yang mendalam dengan klub tersebut. “Saya sangat mencintai Tottenham,” ujarnya. “Klub ini akan menjadi bagian dari hidup saya, bagian penting dalam hidup saya sebagai pelatih, maupun kehidupan pribadi saya. Sangat menyedihkan karena saya tahu bagaimana orang-orang di sana menderita, baik di dalam klub maupun para penggemarnya. Ini sulit untuk diterima.” Saat ini tengah bersiap melatih tim nasional Amerika Serikat untuk Piala Dunia musim panas ini, Pochettino terus mengikuti perjuangan Tottenham. Tottenham saat ini berada di peringkat ke-18 klasemen Premier League, terpaut dua poin dari zona aman dengan empat pertandingan tersisa. Kemenangan baru-baru ini atas Wolves memutus rentetan hasil tanpa kemenangan di liga, namun badai cedera telah menghambat upaya mereka. Gelandang Xavi Simons diperkirakan akan absen hingga akhir musim karena masalah lutut, dan penyerang Dominic Solanke terpaksa ditarik keluar dalam pertandingan yang sama. Tim tersebut menghadapi jadwal yang berat, termasuk laga tandang ke Aston Villa. Pochettino tetap terbuka untuk kembali ke Premier League. “Suatu hari nanti, ya, karena saya sangat menyukai Inggris,” katanya. “Saya pikir profil saya – profil manusiawi saya dan profil kepelatihan saya – sangat cocok dengan Premier League.”

Artikel Terkait

Dramatic moment of Brighton's late equalizer at Tottenham Stadium, leaving Spurs dejected after a 2-2 draw extending their winless run to 15 games.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tottenham draw 2-2 with Brighton as winless run reaches 15 games

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tottenham Hotspur remain in the Premier League relegation zone after a 2-2 draw with Brighton at the Tottenham Hotspur Stadium. Georginio Rutter scored a stoppage-time equaliser to extend Spurs' winless run to 15 matches, their longest in more than 90 years. Manager Roberto De Zerbi emphasised the importance of mentality after the result left his side 18th, a point behind West Ham.

Tottenham Hotspur captain Cristian Romero has acknowledged a difficult season as he prepares to return for the club's final seven Premier League games amid a relegation battle. Speaking after Argentina's 5-0 win over Zambia, Romero said he is 'not having the best time' at Spurs and must 'get myself together' to help the team. The comments came hours after Roberto De Zerbi's appointment as the club's third manager this season.

Dilaporkan oleh AI

Tottenham Hotspur secured Premier League survival on the final day of the season with a 1-0 win over Everton. Midfielder James Maddison credited manager Roberto De Zerbi with steering the club away from disaster.

Tottenham Hotspur claimed a crucial 1-0 Premier League victory over Wolves at Molineux, with substitute Joao Palhinha scoring the decisive goal. The win ended Spurs' 15-game winless streak in 2026 and kept their survival hopes alive. Manager Roberto De Zerbi praised the team's attitude despite a subpar second half.

Dilaporkan oleh AI

Sunderland secured a 1-0 victory over Tottenham Hotspur at the Stadium of Light, with Nordi Mukiele's deflected strike proving decisive. The result leaves Tottenham in the Premier League relegation zone, two points from safety, after new head coach Roberto De Zerbi suffered a losing start. Captain Cristian Romero suffered an apparent knee injury during the match.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak