Ilmuwan konfirmasi gempa bumi dalam di Utah dari tahun 1979

Para peneliti telah memverifikasi gempa bumi dalam yang langka yang terjadi di bawah Utah pada tahun 1979 pada kedalaman yang sebelumnya dianggap mustahil untuk peristiwa semacam itu di bawah benua. Analisis baru terhadap data lama dan gempa bumi tahun 2025 mendukung keberadaan gempa bumi mantel benua.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 pada 24 Februari 1979 terjadi di dekat Randolph, Utah, pada kedalaman sekitar 90 kilometer di bawah permukaan. Peneliti dari University of Utah memeriksa kembali catatan seismik dan mengonfirmasi asal-usul mantelyanya, bersama dengan delapan peristiwa serupa di wilayah tersebut. Gempa berkekuatan magnitudo 4,1 pada 10 September 2025 di dekat Maeser berpusat pada kedalaman 68 kilometer. Peristiwa tersebut digambarkan dalam studi yang diterbitkan sebagai peristiwa mantel benua yang arketipal. Profesor geologi Keith Koper mencatat kondisi yang tidak biasa ini, menyatakan bahwa batuan pada kedalaman tersebut berperilaku lebih seperti permen kenyal namun masih bisa mengalami patahan. Peristiwa-peristiwa tersebut berkelompok di dekat tepi barat Kraton Wyoming. Temuan ini muncul di Geophysical Research Letters pada tahun 2025 dan The Seismic Record pada tahun 2026. Penulis pendamping termasuk Sean Hutchings dan George Zandt.

Artikel Terkait

Illustration of earthquakes striking Quintero Chile showing cracked buildings and evacuating people on July 6
Gambar dihasilkan oleh AI

Sequence of earthquakes strikes central Chile on July 6

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Several moderate earthquakes struck near Quintero in Chile’s Valparaíso region on Monday, July 6. The strongest measured magnitude 5.2 and was felt in the Metropolitana and O’Higgins regions.

A massive body of magma surged upward beneath São Jorge Island in Portugal's Azores archipelago in March 2022, triggering thousands of earthquakes before stalling underground. The event, detailed in a new study, represented a failed eruption that raised but ultimately eased fears of volcanic activity.

Dilaporkan oleh AI

The National Seismological Center reported eleven seismic events on Sunday, June 14, across various parts of the country, with magnitudes ranging from 3.0 to 4.4.

A seismic wave that reached Earth's core and bounced back caused a nationwide eastward shift in Japan 15 minutes after the 2011 Tohoku earthquake.

Dilaporkan oleh AI

A new study indicates that the Cascadia subduction zone and the northern San Andreas fault may trigger earthquakes in close succession, potentially amplifying disaster risks along the U.S. West Coast. Researchers identified evidence of such synchronization in ocean floor sediment cores spanning 3,100 years. This connection could affect cities from San Francisco to Vancouver simultaneously.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak