Geologi
Bebatuan merah muda mengungkap massa granit tersembunyi di bawah gletser Antartika
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Batu-batu granit berwarna merah muda cerah di Pegunungan Hudson Antartika telah menyingkap tubuh granit besar yang terkubur di bawah Gletser Pulau Pine. Struktur ini memiliki lebar hampir 100 km dan tebal 7 km. Para peneliti menghubungkan batu-batu tersebut, yang berasal dari 175 juta tahun yang lalu, dengan fitur subglasial ini dengan menggunakan survei gravitasi.
Sebuah massa magma dalam jumlah besar melonjak ke atas di bawah Pulau São Jorge di kepulauan Azores, Portugal, pada Maret 2022, memicu ribuan gempa bumi sebelum terhenti di bawah permukaan tanah. Peristiwa yang dirinci dalam sebuah studi baru ini merupakan erupsi yang gagal, yang sempat meningkatkan namun akhirnya meredakan kekhawatiran akan aktivitas vulkanik.
Dilaporkan oleh AI
Gas dari mata air panas di Zambia tengah menunjukkan tanda-tanda fluida mantel yang naik ke permukaan, mengindikasikan retakan benua tahap awal. Para peneliti mengatakan ini bisa menandai dimulainya batas lempeng tektonik baru. Temuan ini berasal dari sampel yang dikumpulkan di Kafue Rift.
Para peneliti telah mengidentifikasi letusan gunung berapi, kemungkinan besar di Islandia, sebagai sumber lonjakan platinum misterius di inti es Greenland dari 12.800 tahun yang lalu. Temuan ini mengesampingkan tumbukan komet atau asteroid dan terjadi beberapa dekade setelah dimulainya periode pendinginan Younger Dryas. Studi ini memberikan wawasan baru tentang perubahan iklim yang tiba-tiba.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti dari New York University Abu Dhabi telah mengungkap bukti bahwa air mengalir di bawah permukaan Mars miliaran tahun lalu, yang berpotensi mempertahankan kondisi layak huni lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Analisis bukit pasir kuno di Kawah Gale, yang dipelajari oleh rover Curiosity milik NASA, menunjukkan mineral yang ditinggalkan oleh air tanah. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan bawah permukaan mungkin melindungi kehidupan mikroba setelah air permukaan menghilang.
Inflow magma besar di bawah Santorini menyebabkan lebih dari 28.000 gempa bumi pada awal 2025, menurut studi baru. Peneliti menggunakan AI canggih dan sensor dasar laut untuk melacak pergerakan batuan leleh. Temuan mengungkap hubungan sebelumnya tidak diketahui antara Santorini dan gunung berapi bawah air Kolumbo di dekatnya.
Dilaporkan oleh AI
Analisis terbaru terhadap kerikil lempung dari kawah Jezero di Mars menunjukkan bahwa planet ini mengalami iklim hangat dan basah selama zaman Noachian miliaran tahun lalu. Temuan ini menantang pandangan umum tentang lingkungan dingin dan berlumpur saat itu. Bukti berasal dari rover Perseverance NASA dan mengindikasikan kondisi yang berpotensi cocok untuk kehidupan.
Ilmuwan temukan struktur tersembunyi di bawah Amerika
02 Mei 2026 07.44Studi baru mengungkapkan potensi sinkronisasi sesar Cascadia dan San Andreas
30 April 2026 22.10Ilmuwan mengamati lempeng Juan de Fuca yang robek di zona subduksi Cascadia
23 April 2026 17.00Ilmuwan petakan deformasi mantel dalam yang terkait dengan lempeng tektonik purba
07 April 2026 03.17Studi baru mengungkap asal usul Arus Sirkumpolar Antarktika
13 Maret 2026 03.57Para ilmuwan menciptakan jam kosmik dari kristal zirkon untuk mempelajari lanskap purba
11 Maret 2026 09.54Ilmuwan mengonfirmasi dampak asteroid membentuk Kawah Silverpit
24 Februari 2026 11.51Penelitian baru memecahkan misteri Blood Falls di Antartika
23 Februari 2026 02.39Pluma mantel membentuk ngarai bawah air Atlantik raksasa
20 Februari 2026 15.14Ilmuwan Stanford ciptakan peta global pertama gempa mantel