Abigail Jo Shry, seorang wanita Texas berusia 45 tahun yang dihukum karena mengancam hakim federal, ditangkap minggu lalu di Houston setelah gagal melapor ke penjara. Ia dijatuhi hukuman 27 bulan atas pesan suara ancaman yang ditinggalkan pada 2023 menargetkan Hakim Tanya Chutkan. Shry, yang berpartisipasi dalam serangan Capitol 6 Januari, kini menghadapi masa tahanan setelah permintaan penundaan penyerahan diri ditolak.
Abigail Jo Shry diperintahkan untuk memulai hukuman penjara 27 bulannya di fasilitas Federal Bureau of Prisons di Florida pada 17 Februari, tetapi ia tidak muncul. Seorang hakim federal di Texas kemudian mengeluarkan surat perintah penangkapan, yang mengakibatkan penahanan Shry di Houston minggu lalu. Ia kini ditahan di fasilitas federal di Texas, menurut catatan Bureau of Prisons. Shry's legal troubles stem from a voicemail she left on August 5, 2023, for the chambers of U.S. District Judge Tanya Chutkan, who was overseeing the federal case against then-President Donald Trump related to the January 6, 2021, Capitol attack. In the message, Shry used a racial slur and issued threats, stating: “You are in our sights, we want to kill you.” She added: “If Trump doesn't get elected in 2024, we are coming to kill you, so tread lightly, b—.” Further, she warned: “You will be targeted personally, publicly, your family, all of it.” The threats extended to Democrats in Washington, D.C., LGBTQ individuals, and the late U.S. Rep. Sheila Jackson Lee.