Dua warga sipil terkena peluru nyasar saat latihan TNI di Padang

Dua warga sipil, termasuk seorang mahasiswi Universitas Negeri Padang, terkena peluru nyasar pada Selasa sore di sekitar kampus. Insiden terjadi saat prajurit Yonif TP 897/Singgalang melakukan latihan.

Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol membenarkan kejadian tersebut. Kepala Penerangan Kodam Kolonel Kav Taufiq menyatakan dua warga diduga terkena peluru nyasar sekitar pukul 17.05 WIB.

Mahasiswi jurusan Sosiologi UNP terkena tembakan di bagian paha atau kaki di kawasan rektorat usai merayakan hasil ujian. Seorang anggota keluarganya yang berada di kampus juga terkena dampak serupa.

Korban dibawa ke rumah sakit swasta lalu dipindahkan ke Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo untuk operasi pengangkatan proyektil. Pihak TNI masih melakukan investigasi untuk memastikan asal peluru tersebut.

Artikel Terkait

Defense ministry officials reviewing military training after deaths of two SPPI participants during basic training.
Gambar dihasilkan oleh AI

Kemhan evaluasi latsarmil usai dua peserta SPPI meninggal

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Kementerian Pertahanan mengonfirmasi kematian dua peserta program SPPI saat menjalani latihan dasar kemiliteran.

Empat peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar militer. Kementerian Pertahanan dan Kepala Staf Kepresidenan menyatakan evaluasi dan investigasi tengah dilakukan.

Dilaporkan oleh AI

Prajurit TNI AD Prada Arif Budi Sampurna tewas akibat pengeroyokan di Kabupaten Tangerang pada 19 Juli 2026. Polisi menetapkan tujuh tersangka termasuk pelaku utama berinisial H.

Maulana Yunus (34) ditangkap setelah mengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 13 Juli 2026. Pelaku mengaku hanya iseng, namun polisi masih mendalami motifnya.

Dilaporkan oleh AI

Ratusan mahasiswa UGM dan UII menggelar aksi pada Senin (15/6/2026) menolak kehadiran pejabat pemerintah dan menyoroti kondisi ekonomi serta kebijakan negara.

Three Kuki youths injured in a June 15 attack were relocated from Imphal's Regional Institute of Medical Sciences to Churachandpur Medical College on June 17 under tight security following protests.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak