Seorang hakim AS telah menolak klaim penipuan Elon Musk dalam gugatannya terhadap OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman. Kasus ini akan berlanjut ke persidangan atas tuduhan pelanggaran amanah amal dan pengayaan yang tidak adil. Pemilihan juri dijadwalkan akan dimulai pada hari Senin, dengan argumen pembuka menyusul pada hari Selasa.
Elon Musk, salah satu pendiri OpenAI, mengajukan gugatan yang menuduh organisasi tersebut dan Sam Altman meninggalkan misi nirlaba aslinya. Seorang hakim AS memutuskan untuk menolak klaim penipuan tersebut namun mengizinkan dakwaan lainnya untuk dilanjutkan. Musk menuntut ganti rugi sebesar $150 miliar dari divisi amal OpenAI, sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times. Pemilihan juri untuk persidangan dimulai hari Senin, diikuti dengan argumen pembuka pada hari Selasa. Perselisihan ini berpusat pada pergeseran OpenAI dari komitmen awalnya untuk mengembangkan kecerdasan umum buatan demi kepentingan publik menuju model yang berorientasi profit. OpenAI telah membela strukturnya, menyatakan bahwa hal tersebut sejalan dengan upaya memajukan AI secara aman. Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai alasan hakim yang diberikan dalam putusan tersebut, namun keputusan ini mempersempit ruang lingkup perkara menjelang persidangan.