Hakim jatuhkan sanksi kepada pengacara atas kesalahan AI dalam kasus di Mississippi

Seorang hakim federal menegur dan mendenda empat pengacara dalam perselisihan di Mississippi terkait biaya proyek tenaga surya setelah mereka menyerahkan dokumen pengadilan yang berisi kutipan buatan AI untuk kasus-kasus yang tidak ada.

Hakim Distrik AS Sharion Aycock menjatuhkan sanksi dalam kasus Withers v. City of Aberdeen. Ia memutuskan bahwa dua pengacara dari masing-masing pihak melanggar Aturan 11 dari Peraturan Prosedur Perdata Federal karena gagal memverifikasi hasil AI sebelum mengajukan dokumen.

Pada sidang pembuktian, para pengacara tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada pengadilan. Aycock menulis bahwa ketergantungan mereka yang buta terhadap teknologi telah menghasilkan kutipan halusinasi, sementara keempat pengacara tersebut memiliki lisensi dan dianggap telah terlatih dengan baik.

Kasus ini menarik perhatian setelah pengacara pemasaran Rob Freund mengunggahnya di X. Hakim juga menghentikan sengketa biaya yang mendasari kasus tersebut sebagai bagian dari sanksi yang diberikan.

New York baru-baru ini mengadopsi aturan yang menyatakan bahwa hasil AI generatif tidak dilindungi oleh hak istimewa pengacara-klien sejak 1 Juni. American Bar Association telah mengeluarkan panduan etika yang mendesak para pengacara untuk memahami risiko dari perangkat semacam itu.

Artikel Terkait

Illustration of lawyers in court using AI for fake citations in a Meta Facebook lawsuit case.
Gambar dihasilkan oleh AI

Lawyers face sanctions for AI fake citations in Facebook lawsuit

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A US appeals court has warned that lawyers may face sanctions after submitting an appeal filled with fictitious quotations generated by artificial intelligence. The case involved an attempt to force Meta to remove a critical post from a dating safety group on Facebook.

The Brazilian Bar Association in Tocantins contacted the National Council of Justice after a judge announced fines for the use of artificial intelligence in court cases.

Dilaporkan oleh AI

The Supreme Court AI Committee has released draft regulations that bar the use of artificial intelligence for determining judicial outcomes or profiling witnesses and parties in court cases.

A federal jury ruled Monday that Elon Musk waited too long to sue OpenAI and its leaders. The decision ended the high-profile case after three weeks of testimony.

Dilaporkan oleh AI

A jury was selected on Monday in federal court in Oakland, California, for Elon Musk's lawsuit against OpenAI and Sam Altman. Some jurors expressed concerns about Musk and AI technology but assured the court they could remain impartial. The trial centers on allegations that OpenAI abandoned its nonprofit mission.

India's Ministry of Electronics and Information Technology proposed persistent labels for AI-generated content on social media in a notice issued on April 21. The move amends IT Rules to enhance oversight on user-generated news. Feedback is invited until May 7.

Dilaporkan oleh AI

Michael Smith, a 54-year-old from North Carolina, pleaded guilty to one count of conspiracy to commit wire fraud for using AI-generated songs and bots to generate over $8 million in royalties from streaming services. The plea came before U.S. District Judge John G. Koeltl, with sentencing set for July 29.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak