Victorinox mempertajam fokus pada pasar jam tangan premium India

Merek Swiss Victorinox, yang dikenal dengan Pisau Tentara Swiss-nya, sedang memposisikan ulang jam tangannya di India sebagai instrumen yang dirancang dengan presisi. Perusahaan bertujuan memanfaatkan keahlian manufakturnya untuk bersaing di segmen premium dengan opsi kemewahan yang terjangkau. Perubahan strategis ini menargetkan pasar konsumen India yang berkembang pesat dengan portofolio 2026 yang disesuaikan.

Victorinox sedang mengintensifkan upayanya di segmen jam tangan premium India, beralih dari citra berorientasi gaya hidup untuk menekankan pembuatan jam Swiss yang serius. Merek ini, yang diakui secara global karena Pisau Tentara Swiss yang ikonik, memandang ini sebagai area pertumbuhan kunci di salah satu pasar barang konsumen high-end yang berkembang paling cepat di dunia di dunia. Pusat inisiatif ini adalah Victorinox Watch Competence Centre di Delémont, Swiss. Di sini, semua jam tangan dirancang, diproduksi, dirakit, dan diuji di fasilitas terintegrasi tunggal. Pengaturan ini memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan standar yang melebihi sertifikasi Swiss Made, memastikan kontrol kualitas yang ketat dan daya tahan. Di India, Victorinox memposisikan dirinya melawan pesaing Swiss yang mapan dengan menawarkan rekayasa, keandalan, dan kualitas material yang sebanding dengan merek mewah, tetapi pada harga yang lebih kompetitif. Lini 2026 untuk pasar India mencakup otomatis GMT yang cocok untuk pelancong global, jam selam bersertifikat ISO, model bertenaga surya, jam otomatis dengan cadangan daya diperpanjang, serta koleksi otomatis kontemporer. Beberapa lini telah diperbarui agar selaras dengan preferensi lokal akan desain berani dan gaya serbaguna. Memimpin reposisi ini adalah Debraj Sengupta, Direktur Manajer Penjualan & Pemasaran, serta Avirup Mukhopadhyay, Kepala Pemasaran. Tujuan mereka adalah membina kepemimpinan jangka panjang di kategori ini, dengan memprioritaskan rekayasa dan performa di atas tren sementara. Melalui pendekatan ini, Victorinox berupaya beralih dari identitas merek yang berpusat pada pisau menjadi nama terhormat dalam pembuatan jam Swiss premium bagi konsumen India yang mengutamakan nilai abadi.

Artikel Terkait

In a market dominated by expensive foreign brands and basic utility watches for men, Sylvi has entered the Indian scene with a fresh perspective. The brand's founders aimed to build connections based on trust and emotional relevance rather than competing on price alone. This approach emphasizes long-term customer relationships over mere product positioning.

Dilaporkan oleh AI

The ninth annual Morgan Stanley Swiss Watcher report reveals that leading Swiss watch brands like Rolex and Cartier gained market share in 2025 amid industry challenges. Overall production volumes fell to 14.6 million units, down significantly from previous peaks, as brands focused on higher-priced models. Swatch Group disputed the report's estimates, claiming stronger performance than indicated.

A new article highlights six innovative timepieces that rethink how we perceive and interact with time. From single-hand designs promoting mindfulness to tactile systems for the visually impaired, these watches blend functionality with unconventional aesthetics. Published on March 2, 2026, the piece explores their features and philosophies.

Dilaporkan oleh AI

The seventh edition of LVMH Watch Week took place in Milan, where nine LVMH watchmaking houses unveiled 13 innovative timepieces. Brands including Bvlgari, Hublot and Zenith presented creations ranging from ultra-thin dress watches to complex tourbillons. The event highlighted creative advancements while honoring each maison's heritage.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak