Wardatina Mawa firmly rejects Insanul Fahmi's emotional plea for reconciliation for their son Afnan, after a meeting in West Jakarta.
Wardatina Mawa firmly rejects Insanul Fahmi's emotional plea for reconciliation for their son Afnan, after a meeting in West Jakarta.
Gambar dihasilkan oleh AI

Wardatina Mawa tolak rujuk dengan Insanul Fahmi usai pertemuan emosional

Gambar dihasilkan oleh AI

Wardatina Mawa menegaskan sikap tegasnya dengan menolak ajakan Insanul Fahmi untuk kembali berumah tangga setelah pertemuan emosional pada 14 Januari 2026. Pertemuan itu melibatkan putra mereka, Afnan, di kantor kuasa hukum Mawa di Jakarta Barat. Mawa menyatakan keputusan itu demi kepentingan anak, bukan pelunakan hubungan pribadi.

Pertemuan emosional antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi berlangsung pada 14 Januari 2026 di kantor kuasa hukum Mawa di kawasan Jakarta Barat. Insanul, yang terlibat polemik rumah tangga dengan perselingkuhan melibatkan Inara Rusli, bertemu putra mereka, Afnan, untuk pertama kalinya setelah lama terpisah. Dalam momen itu, Insanul memeluk Afnan dengan penuh emosi dan menyampaikan permintaan maaf mendalam kepada Mawa serta keluarganya. Ia juga mengajukan permohonan untuk bersatu kembali demi kepentingan anak.

Namun, Mawa tidak luluh. Melalui komentar di media sosial, ia mengungkapkan ketegaran hatinya. "Di dalam ruangan abatinya nangis minta maaf dan peluk Afnan, terus mau ngajakin bersatu lagi demi anak, lalu spontan aku bertanya 'kemarin saat berbuat seperti itu, apakah kamu memikirkan anak?' Tak setetes pun air mata jatuh dari mataku," tulis Mawa, dikutip pada 19 Januari 2026.

Mawa menjelaskan bahwa kekuatannya bukan karena luka masa lalu telah hilang, melainkan hasil proses panjang untuk melindungi masa depan Afnan. "Bukan karena tak sakit, tapi karena aku sudah terlalu kuat Alhamdulillah Allah kuatkan hatiku utk menjaga masa depan anakku, Afnan. Doain ya temen2 semua," tambahnya.

Ia juga mengonfirmasi telah memblokir Insanul sejak lama, dengan komunikasi terkait anak hanya melalui pengasuh. "FYI aku sudah lama blokir IF, tektokan selalu sama mbaknya Afnan terkait anak without me. so, tolong jangan digoreng," ujar Mawa pada 18 Januari 2026. Meski mengizinkan pertemuan demi hak ayah, Mawa kecewa karena momen itu direkam dan viral di media sosial, meskipun ia telah memperingatkan agar tidak ada kamera. "Padahal udah diingetin jangan ada kamera, tapi ternyata? Hmm,"

Untuk menyelesaikan konflik, Mawa menetapkan syarat tegas: Insanul harus meminta maaf secara terbuka di hadapan media kepada dirinya dan keluarga besar, serta menunjukkan bukti sah pernikahan siri dengan Inara Rusli pada 7 Agustus 2025. Polemik ini terus menjadi sorotan publik di tengah drama rumah tangga selebriti.

Artikel Terkait

Ahmad Dhani displays Instagram proof of fake domestic violence claim amid family wedding disputes.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ahmad Dhani posts SP3 proof of fake domestic violence report against Maia Estianty

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Ahmad Dhani posted a Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan (SP3) document on his reactivated Instagram, claiming Maia's 2007 domestic violence report was fake. The post comes amid escalating family conflict following son El Rumi's April 2026 wedding. Dhani expressed disappointment and wants separate events for son Dul Jaelani's wedding.

Ahmad Dhani has revived allegations of an affair by his ex-wife, Maia Estianty, with a private TV station executive via Instagram posts. The comments respond to Maia's remarks at their son El Rumi's pre-wedding siraman ceremony. He contrasts her attitude with that of his current wife, Mulan Jameela, and claims to have written evidence.

Dilaporkan oleh AI

Ahmad Dhani announced plans to reveal evidence about his divorce from Maia Estianty after Alyssa Daguise gives birth to her first child. He is delaying the disclosure to support his family. The old conflict has reignited through his social media posts.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak