Pemodelan Komputer

Ikuti
Illustration showing simulated rapid spread of H1N1 and COVID-19 via U.S. air travel across metro areas, highlighting key study findings.
Gambar dihasilkan oleh AI

Simulasi menunjukkan H1N1 dan COVID-19 menyebar melalui wilayah metro AS dalam hitungan minggu, dengan perjalanan udara sebagai pendorong utama

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Peneliti di Mailman School of Public Health Universitas Columbia menggunakan simulasi komputer untuk merekonstruksi bagaimana pandemi influenza H1N1 2009 dan pandemi COVID-19 2020 meluas di wilayah metropolitan AS. Studi yang diterbitkan di *Proceedings of the National Academy of Sciences* menemukan bahwa kedua virus sudah menyebar luas di banyak kota dalam hitungan minggu, dengan perjalanan udara memainkan peran lebih besar daripada perjalanan harian. Penulis mengatakan pengawasan air limbah yang lebih luas, dipadukan dengan langkah-langkah pengendalian infeksi, dapat membantu memperlambat penyebaran awal pada wabah masa depan.

Peneliti di Perimeter Institute telah menciptakan alat komputasi baru untuk memodelkan materi gelap yang berinteraksi sendiri, mengatasi kekurangan dalam simulasi sebelumnya. Inovasi ini memungkinkan studi yang lebih cepat dan akurat tentang bagaimana materi gelap tersebut memengaruhi pembentukan galaksi. Karya ini, yang diterbitkan di Physical Review Letters, dapat mengungkap wawasan tentang struktur kosmik dan asal-usul lubang hitam.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah tim yang dipimpin oleh Keiya Hirashima telah menciptakan simulasi pertama Bima Sakti yang melacak lebih dari 100 miliar bintang individu selama 10.000 tahun. Dengan menggabungkan kecerdasan buatan dengan teknik numerik canggih, model ini berjalan ratusan kali lebih cepat daripada metode sebelumnya. Terobosan ini disajikan di konferensi superkomputasi SC '25.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak