Penelitian Penyakit

Ikuti

Para peneliti telah mengembangkan teknik pemetaan genomik yang mengungkap bagaimana ribuan gen bekerja sama untuk memengaruhi risiko penyakit, membantu menjembatani kesenjangan yang ditinggalkan oleh studi genetik tradisional. Pendekatan ini, yang dijelaskan dalam makalah Nature yang dipimpin oleh ilmuwan dari Gladstone Institutes dan Universitas Stanford, menggabungkan eksperimen sel skala besar dengan data genetik populasi untuk menyoroti target menjanjikan untuk terapi masa depan dan memperdalam pemahaman tentang kondisi seperti gangguan darah dan penyakit yang dimediasi imun.

Dilaporkan oleh AI

Para ilmuwan di Laboratorium Biologi Molekuler Eropa (EMBL) telah mengembangkan SDR-seq, alat baru yang menganalisis DNA dan RNA secara bersamaan dalam sel tunggal. Inovasi ini menargetkan wilayah DNA non-koding, di mana lebih dari 95% varian genetik terkait penyakit berada. Metode ini menjanjikan peningkatan pemahaman tentang penyakit kompleks seperti penyakit jantung, autisme, dan limfoma.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak