Iowa

Ikuti
Police and paramedics respond to a shooting incident at Iowa City Pedestrian Mall, with crime scene tape and emergency lights.
Gambar dihasilkan oleh AI

Polisi tetapkan remaja 17 tahun sebagai tersangka penembakan di Iowa City yang melukai lima orang

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Kepolisian Iowa City menetapkan Damarian Jones, 17 tahun, sebagai tersangka atas berbagai dakwaan termasuk percobaan pembunuhan setelah penembakan di dekat University of Iowa yang melukai lima orang pada Minggu pagi. Insiden tersebut terjadi di Pedestrian Mall sekitar pukul 01.45, di mana Jones diduga melepaskan enam tembakan dari pistol setelah terlibat perkelahian fisik. Jones saat ini masih buron sementara pihak berwenang terus melanjutkan penyelidikan.

Lima orang, termasuk tiga mahasiswa University of Iowa, ditembak dan terluka pada Minggu dini hari di dekat kampus universitas di Iowa City. Polisi merespons laporan perkelahian besar dan mendengar suara tembakan saat tiba di lokasi. Satu korban masih dalam kondisi kritis sementara lainnya stabil.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 76 tahun asal Iowa yang mengakui telah membunuh istrinya yang sakit kronis untuk mengakhiri penderitaannya telah dijatuhi hukuman 50 tahun penjara. Richard Hoesing mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua setelah awalnya menghadapi dakwaan tingkat pertama. Hakim menetapkan masa minimum wajib 35 tahun sebelum ia memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat.

Pada 18 Oktober 2025, sekitar 150 penduduk konservatif Pella, Iowa, berpartisipasi dalam protes 'No Kings' melawan Presiden Donald Trump. Acara tersebut menyoroti perpecahan politik yang dalam di kota kecil yang secara tradisional Republik. Penyelenggara Louise Esveld menekankan perlunya bersuara untuk generasi mendatang.

Dilaporkan oleh AI

Thomas Ahart, kepala sekolah Des Moines Public Schools, ditahan oleh agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS saat menghadiri janji temu imigrasi rutin untuk istrinya. Penduduk asli Iowa dan warga negara AS itu dibebaskan setelah pihak berwenang menyadari kesalahan. Insiden ini memicu kemarahan dan reaksi di media sosial.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak