Iowa
Auditor Demokrat Rob Sand raih dukungan pemburu di pameran Iowa
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Auditor negara bagian Iowa, Rob Sand, yang merupakan kandidat gubernur dari Partai Demokrat, menerima dukungan kuat dari para pemburu yang merupakan pendukung Partai Republik di pameran Iowa Deer Classic di Des Moines. Terlepas dari afiliasi partainya, para hadirin memuji rusa buruannya yang besar dan keaslian lokalnya. Sand memanfaatkan latar belakang berburunya untuk menarik simpati di negara bagian yang condong ke Partai Republik tersebut menjelang pemilihan pendahuluan bulan Juni.
Audrey Engler, seorang pengasuh berusia 25 tahun di Iowa, dijatuhi hukuman maksimal 10 tahun penjara karena dengan sengaja melakukan kekerasan terhadap pasien lanjut usia yang berada dalam perawatan hospice miliknya hingga meninggal dunia. Wanita asal Burlington ini telah mengaku bersalah atas tindak kekerasan terhadap orang dewasa yang bergantung pada orang lain yang mengakibatkan cedera serius. Catatan pengadilan menunjukkan bahwa ia menelantarkan kebutuhan dasar pasien, yang menyebabkan penurunan kondisi kesehatan secara parah.
Dilaporkan oleh AI
Seorang wanita Iowa berusia 36 tahun menghadapi tuduhan kejahatan berat setelah diduga mengirimkan loyang lasagna yang dicampur obat kepada keluarga kerabat hamil dengan niat memicu keguguran. Pihak berwenang mengonfirmasi adanya oxycodone dalam makanan tersebut setelah penyelidikan. Tersangka berbagi hak asuh anak dengan anggota keluarga yang terkait dengan korban.
Pada 18 Oktober 2025, sekitar 150 penduduk konservatif Pella, Iowa, berpartisipasi dalam protes 'No Kings' melawan Presiden Donald Trump. Acara tersebut menyoroti perpecahan politik yang dalam di kota kecil yang secara tradisional Republik. Penyelenggara Louise Esveld menekankan perlunya bersuara untuk generasi mendatang.
Dilaporkan oleh AI
Thomas Ahart, kepala sekolah Des Moines Public Schools, ditahan oleh agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS saat menghadiri janji temu imigrasi rutin untuk istrinya. Penduduk asli Iowa dan warga negara AS itu dibebaskan setelah pihak berwenang menyadari kesalahan. Insiden ini memicu kemarahan dan reaksi di media sosial.