Isu perselingkuhan bupati gowa terungkap dalam sidang pansus

Dugaan perselingkuhan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dengan konsultan politiknya Basri Kajang mencuat dalam sidang pansus hak angket DPRD Kabupaten Gowa pada 24 Juni 2026.

Dalam sidang tersebut, suami Bupati Khaerul Aco memberikan kesaksian bahwa ia telah lama mengetahui dugaan hubungan terlarang istrinya dengan Muhammad Basri alias Basri Kajang.

Mantan inspektur Inspektorat Daerah Muhammad Agus Salim Harahap menceritakan bahwa Basri Kajang pernah mengakui secara langsung bahwa Husniah Talenrang adalah kekasihnya saat mereka berada di bengkel kendaraan.

Mantan sopir Wahyu Akbar juga bersaksi bahwa ia sering diperintahkan memantau keberadaan Basri Kajang hampir setiap hari, termasuk malam hari, dan pernah diteror oleh istri Basri Kajang bernama Sofie.

Artikel Terkait

Courtroom scene of former regent Sudewo denying extortion charges in Semarang court
Gambar dihasilkan oleh AI

Former Pati Regent Sudewo Denies Rp2.49 Billion Extortion Charges at First Hearing

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Former Pati Regent Sudewo denied extortion charges against prospective village officials during his first hearing at the Semarang Corruption Court on Monday (15/6/2026). Prosecutors from the KPK accused Sudewo and three village heads of illegally collecting Rp2.49 billion.

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) has named Tulungagung Regent Gatut Sunu Wibowo and his aide Dwi Yoga Ambal as suspects in an alleged corruption extortion case in Tulungagung Regency, East Java, following a sting operation. KPK Enforcement Deputy Asep Guntur Rahayu said the designation was based on sufficient evidence. The suspects are detained from April 11 to 30, 2026.

Dilaporkan oleh AI

The Attorney General's Office named Dadan Hindayana and two deputies as suspects in alleged corruption in the Free Nutritious Meals Program on Wednesday, June 3, 2026.

Uhud Tour owner Khalid Basalamah returned Rp 8.4 billion to the KPK after being questioned as a witness in the hajj quota corruption case on April 23, 2026. He claims the funds came from PT Muhibbah without his knowledge of their origin. KPK spokesperson Budi Prasetyo confirmed similar returns from other hajj organizers.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak