Amomento muncul sebagai jenama fesyen Korea berpengaruh dengan jangkauan global

Label fesyen yang berbasis di Seoul, Amomento, telah berkembang menjadi jenama senilai $15 juta sejak peluncurannya pada 2016, melawan arus tren fast-fashion di Korea dengan desain yang tak lekang oleh waktu. CEO Myeongsoo Lee dan pendiri Mee-Kung Lee telah berekspansi dengan membuka toko di Seoul dan Tokyo, serta memiliki lebih dari 100 peritel internasional. Perusahaan melaporkan pertumbuhan yang stabil di tengah selera konsumen yang terus berubah.

Amomento, yang didirikan oleh Mee-Kung “MK” Lee pada 2015 dengan saudaranya Myeongsoo Lee bergabung sebagai CEO setahun kemudian, menawarkan pakaian bernuansa netral yang memadukan minimalisme, elemen sporty, dan siluet yang tidak biasa. Berbeda dengan fesyen Korea yang didorong oleh tren dan dipengaruhi oleh K-pop, jenama ini berfokus pada karya-karya yang abadi. “Selera pelanggan Korea sedang berkembang... konsumen di sini menjadi semakin matang,” ujar Lee dalam sebuah wawancara baru-baru ini di Seoul. Label tersebut memulai debutnya dengan koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2016 setelah berawal dari toko multi-jenama milik keluarga, Shop Amomento, di Hannam, Yulgok-ro, dan Shinsegae Gangnam. Shop Amomento kini tidak lagi menjual jenama tersebut, yang kini dipasarkan melalui tiga toko sendiri di Seoul dan satu toko di Omotesando, Tokyo, yang dibuka tahun lalu dengan tingkat konversi pelanggan sebesar 23%—dua kali lipat dari rata-rata di Korea. Pendapatan tahunan jenama mencapai $15 juta, dengan pendapatan perusahaan secara keseluruhan sebesar $18 juta, serta tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 34% selama lima tahun terakhir. Penjualan langsung ke konsumen menyumbang 70% dari pendapatan, tumbuh 45% setiap tahunnya. Jenama ini memiliki lebih dari 100 peritel global, termasuk Extra Butter di New York, Printemps di Paris, dan Chinatown Country Club di Sydney. Amomento mengadakan peragaan busana di Shanghai musim ini dan berencana mengadakan pop-up di sana serta di Chengdu. Produksi dilakukan di pabrik milik pengusaha Korea di Tiongkok, dengan harga mulai dari $100 untuk atasan hingga $1.200 untuk hoodie premium, dengan kisaran harga mayoritas $200-$300. Sebuah toko arsip dan kafe bernama Reception melengkapi ekosistem bisnis ini. Ke depannya, Amomento membidik Paris Fashion Week dan berencana membuka toko permanen di sana, serta meluncurkan lini pakaian olahraga baru, Amomento Plus, pada musim panas ini.

Artikel Terkait

Chilean brand Kokoro marked its tenth anniversary on May 7 with a fashion show called Palimpsesto, held despite the year's first heavy rain in Santiago.

Dilaporkan oleh AI

The fashion label Gu, a sibling to UNIQLO, continues to draw growing attention from American teens even as it maintains a low public profile.

Mango has released a 43-piece summer capsule in collaboration with Eckhaus Latta. Vogue readers received 24 hours of exclusive shopping access ahead of the official June 4 launch.

Dilaporkan oleh AI

LVMH Chairman and CEO Bernard Arnault is expected to visit South Korea next week for the first time in three years.

Maison Margiela is holding its first fashion show outside Paris on Wednesday in Shanghai, marking a major push into China. CEO Gaetano Sciuto described the country as the brand's temporary headquarters, ahead of the event mixing ready-to-wear and Artisanal collections. The move accompanies four exhibitions across Chinese cities showcasing the house's history and philosophy.

Dilaporkan oleh AI

The Japanese fashion label barbell object is set to launch its collections in select overseas stores this year.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak