Wanita Arizona divonis 21 tahun penjara karena membunuh sepupunya dengan palu

Seorang wanita berusia 33 tahun asal Arizona telah divonis 21 tahun penjara karena membunuh sepupunya menggunakan palu cakar pada tahun 2022. Brianna Zerth mengaku bersalah atas tindak pidana pembunuhan dalam lingkup kekerasan dalam rumah tangga pada bulan April.

Zerth mengakui telah menyerang Peter McKenna Jr. dengan palu tersebut saat terjadi perkelahian di sebuah rumah di Peoria pada 4 Mei 2022. Dia mengatakan kepada polisi bahwa ingatannya tidak jelas dan mengaku terbangun lalu menemukan korban sudah tewas, kemudian mencoba membersihkan tempat kejadian perkara termasuk menyedot debu bekas darah sebelum menghubungi pihak berwenang. Insiden tersebut terjadi setelah keduanya sempat minum minuman keras. Zerth kemudian menyatakan bahwa McKenna mencekiknya, dan pemeriksaan menunjukkan adanya trauma signifikan yang konsisten dengan keterangannya. Dia sempat dibebaskan setelah penangkapan awal, namun kemudian didakwa kembali. Zerth menerima hukuman maksimal untuk dakwaan tersebut dan masa penahanannya diperhitungkan sebagai bagian dari hukuman. Jaksa mencabut dakwaan terkait penyerangan dan perusakan barang bukti sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah.

Artikel Terkait

A 17-year-old girl in Minnesota has been charged with second-degree murder after allegedly beating her mother to death with a hammer. The victim was found dead in her apartment on June 26.

Dilaporkan oleh AI

Latarius Dale was sentenced to life in prison with the possibility of parole for a February 2025 claw hammer attack on his ex-girlfriend in Alabama. The Houston County jury convicted him of first-degree domestic violence last week.

Jordan Hanson, 24, pleaded guilty to second-degree murder and received a 15-year prison sentence for fatally shooting her boyfriend in Hallock, Minnesota.

Dilaporkan oleh AI

A 39-year-old man in Arizona has been charged with first-degree murder after allegedly attacking his parents at their home in Tucson, leaving his father dead.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak