Orang tua di California dijatuhi hukuman 22 tahun hingga seumur hidup karena menyiksa putrinya

Sepasang suami istri di California telah dijatuhi hukuman 22 tahun hingga seumur hidup atas kematian putri mereka yang berusia 16 tahun pada tahun 2021, setelah mereka menyiksanya karena menemukan pesan singkat kepada anak laki-laki. Oriana Elias dan Vincent Gibbs memaksa Pearlene Valavala untuk berolahraga di bawah terik matahari dan memukulinya hingga pingsan. Jaksa Wilayah Los Angeles County, Nathan J. Hochman, menyebut tindakan tersebut sebagai pengkhianatan yang tak terbayangkan.

Oriana Elias, 38, dan Vincent Gibbs, 39, menerima hukuman mereka pekan lalu setelah dinyatakan bersalah atas dakwaan termasuk pembunuhan tingkat dua, penyiksaan, kekerasan terhadap anak, dan menyebabkan cedera tubuh yang parah. Jaksa memaparkan bahwa pada tanggal 15 Agustus 2021, orang tua tersebut menghukum Pearlene karena mengirimkan pesan yang tidak pantas kepada remaja laki-laki dengan memaksanya melakukan latihan berat di bawah terik matahari, kemudian memukulinya dengan papan kayu dan ikat pinggang selama berjam-jam. Kekerasan tersebut terjadi di sebuah trailer tanpa air mengalir atau listrik, dan disaksikan oleh saudara-saudara perempuannya. Pearlene pingsan dan meninggal di kamar mandi darurat di tempat tersebut. Elias dan Gibbs menelepon 911 namun menginstruksikan saudara-saudara perempuannya untuk berbohong kepada polisi dan paramedis mengenai kejadian tersebut. Gibbs juga dinyatakan bersalah karena menggunakan senjata dalam tindak kejahatan tersebut. Pasangan ini didakwa pada April 2025, menyatakan diri tidak bersalah, dan menjalani persidangan sejak Januari hingga putusan bersalah dijatuhkan pada 17 Maret. 'Hukuman ini mencerminkan pengkhianatan yang tak terbayangkan oleh orang tua yang seharusnya melindungi anak-anak mereka dari bahaya,' ujar Jaksa Wilayah Los Angeles County Nathan J. Hochman dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan, 'Pearlene kehilangan kesempatan untuk tumbuh dewasa dan menjadi sosok yang seharusnya. Tidak ada hukuman yang dapat mengembalikan hilangnya nyawa.'

Artikel Terkait

Police cordon off a Torrevieja home during Civil Guard investigation into a child's tragic death.
Gambar dihasilkan oleh AI

Civil Guard probes three-year-old girl's murder as vicarious violence in Torrevieja

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Spain's Civil Guard is investigating the death of a three-year-old girl allegedly killed by her 40-year-old father in a Torrevieja (Alicante) home, followed by his suicide. The mother alerted police after failing to contact them. Authorities are considering it a possible case of vicarious violence.

Seorang hakim Pengadilan Los Angeles County telah menolak permohonan pengurangan hukuman bagi Pearl Fernandez, seorang ibu asal California yang divonis bersalah karena menyiksa putranya yang berusia 8 tahun, Gabriel, hingga tewas. Fernandez, 42, mengklaim bahwa pengakuannya pada tahun 2018 dilakukan di bawah paksaan, namun Hakim George G. Lomeli menolak petisi tersebut pada hari Senin. Ini menandai kali kedua permintaannya ditolak.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita California berusia 34 tahun telah dijatuhi hukuman 15 tahun 8 bulan penjara setelah menyatakan tidak mengajukan keberatan (no contest) atas tuduhan pembunuhan tanpa rencana dan penganiayaan anak dalam kasus kematian putrinya yang berusia 8 tahun. Samantha Johnson memaksa Sophia Mason tinggal di gudang belakang rumah sebelum jasad gadis tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam bak mandi. Vonis tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah yang menghapus dakwaan pembunuhan.

A 45-year-old woman and her 13-year-old daughter were stabbed to death in their home in Villa Mercedes, San Luis, with their bodies discovered on Saturday after a 911 call. Two suspects, a 21-year-old woman and her 25-year-old partner, were arrested in La Pampa as they tried to flee. The family, led by the eldest daughter Sol, voiced their profound grief and demanded justice.

Dilaporkan oleh AI

Karloina Davis dan Pierson Davis menghadapi tuduhan pembunuhan dan pelecehan anak setelah putra mereka, Vincent, meninggal dunia akibat pengabaian oleh pengasuhnya. Pada 12 Agustus 2024, sang ibu menelepon 911 dan menyatakan bahwa anaknya sudah tidak tertolong. Pihak berwenang menemukan balita tersebut mengalami kekurangan gizi yang parah di tengah kondisi rumah yang jorok.

Seorang hakim Virginia Barat menghukum Julie Miller berusia 51 tahun dengan hukuman 15 tahun hingga seumur hidup di penjara atas kematian putrinya berusia 14 tahun, Kyneddi Miller, pada 2024 karena kelaparan dan pengabaian. Gadis itu telah dikurung di rumah keluarga selama bertahun-tahun dan ditemukan kurus kering setelah meninggal selama beberapa hari. Miller mengaku bersalah menyebabkan kematian anak melalui pengabaian.

Dilaporkan oleh AI

Logan Kruckenberg Anderson, sekarang berusia 21 tahun, menerima hukuman seumur hidup dengan kemungkinan dibebaskan setelah 45 tahun karena menembak putrinya yang baru lahir pada tahun 2021. Kasus ini terus berlanjut karena pembelanya mengajukan mosi pasca-hukuman. Jaksa penuntut menggambarkan tindakan itu sebagai upaya untuk menghapus masalah.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak