Penemuan ini membalikkan arah aliran energi turbulen

Para peneliti telah menemukan cara untuk mengubah arah aliran energi dalam turbulensi, yang menantang teori yang ditetapkan pada tahun 1941. Penelitian yang dilakukan di University of Pittsburgh bersama kolaborator asal Italia ini telah dipublikasikan di Science Advances pada tahun 2025.

Studi ini menunjukkan bahwa energi dalam aliran turbulen tidak selalu mengikuti jalur yang telah lama diprediksi, yaitu dari skala yang lebih besar ke skala yang lebih kecil dalam pengaturan tiga dimensi. Dipimpin oleh asisten profesor Lei Fang, tim tersebut mendemonstrasikan bahwa geometri tensor dapat mengarahkan kembali aliran ini ke kedua arah. Eksperimen menggunakan lapisan tipis air yang digerakkan oleh gaya elektromagnetik, dengan partikel pelacak untuk memantau pergerakan. Hasilnya sesuai dengan simulasi dan mengonfirmasi bahwa penyelarasan gaya dapat mengubah transfer energi. Penerapan temuan ini dapat mencakup penyebaran kontaminan pesisir yang lebih baik dan peningkatan pencampuran pada perangkat medis mikrofluida. Kerangka kerja ini juga dapat membantu model iklim dengan memperhitungkan pergeseran aliran energi di laut dan atmosfer.

Artikel Terkait

Researchers have demonstrated a method to extract energy from synthetic rotation mimicking a spinning black hole using a stationary device. The experiment, conducted at the Advanced Science Research Center at the CUNY Graduate Center, brings long-standing theoretical ideas into practical use. It was detailed in a paper published in Nature in 2026.

Dilaporkan oleh AI

An international research team has developed a device that can direct, switch and store thermal radiation without ongoing power. The breakthrough separates heat absorption from emission, overcoming a long-standing materials science limit known as reciprocity.

Scientists at California Polytechnic State University have discovered new forms of quantum matter by varying magnetic fields over time. The breakthrough, detailed in Physical Review B, shows that time-dependent control can produce stable quantum states without static equivalents. This could advance quantum computing by making systems more resistant to errors.

Dilaporkan oleh AI

Researchers at Peking University have discovered narwhal-shaped wavefunctions that trap light at scales far smaller than previously possible using only dielectric materials. The breakthrough, detailed in a 2025 paper, avoids the energy losses common in metal-based approaches. It opens paths to more efficient photonic devices and advanced imaging.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak