Evening scene on Trans Java Toll Road showing easing Eid return traffic after one-way scheme closure, with spaced-out vehicles heading to Jakarta.
Evening scene on Trans Java Toll Road showing easing Eid return traffic after one-way scheme closure, with spaced-out vehicles heading to Jakarta.
Gambar dihasilkan oleh AI

Arus balik Lebaran di Tol Trans Jawa mulai melandai

Gambar dihasilkan oleh AI

PT Jasa Marga melaporkan arus balik Lebaran 2026 di Tol Trans Jawa mulai melandai hingga Minggu (29/3). Rekayasa one way lokal Presisi resmi ditutup pada pukul 24.00 WIB oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Sebanyak 2,9 juta kendaraan telah memasuki Jakarta.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan bahwa pergerakan kendaraan dari KM 414 hingga KM 70 di Tol Trans Jawa menunjukkan penurunan volume lalu lintas hingga Minggu (29/3). Direktur Utama Rivan A Purwantono menyebutkan Volume-to-Capacity (V/C) ratio rendah, seperti 0,3 di KM 414 Kalikangkung, 0,28 di Palikanci, 0,22 di Cipali, dan 0,36 di Cikatama. "Atas pertimbangan itu berarti sudah melandai pergerakan arus balik sejak dari 414 sampai dengan KM 70," kata Rivan di JTMC Jasa Marga, Tol Jatiasih, Bekasi.

Rekayasa lalu lintas one way lokal Presisi dihentikan pada Minggu (29/3) pukul 24.00 WIB. Penutupan dilakukan oleh Menhub Dudy Purwagandhi didampingi Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dan Rivan A Purwantono di lokasi yang sama. Menhub meminta masyarakat yang masih bepergian tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas.

Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan rekayasa sebelumnya mencakup one way dari KM 55 hingga 70, diikuti tahap satu Presisi, dan tahap dua dari KM 263 hingga 70. Penghentian ini karena lalu lintas terpantau landai. Hingga Minggu pukul 22.00 WIB, 2,9 juta kendaraan (86 persen) telah masuk Jakarta, dengan tambahan 166.000 kendaraan hingga Senin pukul 10.00 WIB.

Artikel Terkait

Evening highway traffic jam outside Jakarta with police managing Lebaran return flow via contraflows.
Gambar dihasilkan oleh AI

Sisa 15 persen kendaraan arus balik Lebaran belum kembali ke Jakarta

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Korps Lalu Lintas Polri memperkirakan hanya 15 persen kendaraan arus balik Lebaran 2026 yang belum kembali ke Jakarta hingga Sabtu malam. Puncak arus balik telah terlewati dengan lalu lintas terkendali melalui rekayasa seperti one way dan contraflow.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus balik gelombang kedua Idul Fitri terjadi pada Sabtu (28/3/2026). Pihaknya menyiapkan opsi rekayasa lalu lintas hingga one way nasional untuk mengelola lonjakan kendaraan menuju Jakarta di Tol Trans Jawa. Kondisi lalu lintas dini hari masih terkendali.

Dilaporkan oleh AI

Korps Lalu Lintas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas one way nasional pada puncak arus balik Lebaran 24 Maret 2026. Pengumuman dilakukan di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek. Sebelumnya, one way untuk arus mudik telah dihentikan karena lalu lintas melandai.

Korps Lalu Lintas Polri mencatat peningkatan kendaraan meninggalkan Jakarta pada hari kelima Operasi Ketupat 2026, dengan 28 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan telah keluar. Kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali meski ada kepadatan.

Dilaporkan oleh AI

Pemerintah Indonesia telah menetapkan rekayasa lalu lintas untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) dari Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Pengaturan ini mencakup sistem one way, contra flow, dan ganjil-genap untuk mengurangi kepadatan kendaraan serta menjaga keselamatan pemudik. Selain itu, diberlakukan pembatasan operasional angkutan barang selama periode 13-29 Maret 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan terkendali dengan penurunan fatalitas 30 persen. Tidak ada peristiwa menonjol dari aspek keamanan dan ketertiban masyarakat. Jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat dan KRYD turun 7 persen.

Dilaporkan oleh AI

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melarang kendaraan sumbu tiga melintasi jalan tol selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) dan koordinasi lintas kementerian. Prioritas utama adalah keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak