Pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lancar dengan volume kendaraan keluar Jakarta mencapai 3,25 juta unit. Korban kecelakaan lalu lintas menurun 34 persen menjadi 60 orang, menurut data Jasa Marga. Menteri PUPR Dody Hanggodo mengevaluasi operasional di JMTC Bekasi pada 30 Maret 2026.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo meninjau Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi, pada Senin, 30 Maret 2026, untuk mengevaluasi layanan jalan tol selama Lebaran. "Secara umum, pelaksanaan mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan lancar dan terkendali," ujarnya.
Data Jasa Marga mencatat 3,25 juta kendaraan keluar Jakarta, naik 18,4 persen dari kondisi normal dan 2,3 persen dari Lebaran 2025. Puncak mudik pada H-3, 18 Maret 2026, mencapai 270.315 kendaraan, sementara puncak balik pada H+3, 24 Maret 2026, sebanyak 256.338 kendaraan. Waktu tempuh balik 5 jam 12 menit, lebih cepat 3,8 persen dari 2025.
Jumlah kecelakaan turun 2 persen menjadi 51 kejadian, korban 60 orang (turun 34 persen), dan korban jiwa 2 orang (turun 60 persen). Hanggodo memuji penguatan monitoring JMTC dan CCTV yang berkontribusi pada keselamatan.
Anggota Komisi III DPR RI Martin Tumbelaka mengapresiasi Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. "Langkah-langkah kerja mitra ini yang luar biasa," katanya. Irjen Agus menyatakan arus mudik terkendali tanpa peristiwa menonjol.