Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa meningkat signifikan, dengan 327.646 penumpang dan 89.389 kendaraan tercatat hingga 25 Maret. PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan lancar, sementara pemerintah menggelar program mudik gratis untuk keselamatan.
JAKARTA -- PT ASDP Indonesia Ferry mencatat lonjakan arus balik Lebaran 2026 yang signifikan. Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, dari 22 hingga 25 Maret 2026 (H hingga H+3), sebanyak 327.646 penumpang telah kembali ke Pulau Jawa, mencapai 36,4 persen dari total mudik 898.864 orang. Sementara itu, 89.389 unit kendaraan menyeberang, atau 37 persen dari 239.920 unit saat mudik, kata Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, dalam keterangan tertulis pada 25 Maret 2026 di Jakarta. “Data ini menunjukkan arus balik masih akan terus bergerak dan diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan,” ujar Heru. ASDP mengoptimalkan layanan dengan pemantauan intensif, kesiapan armada, contingency plan termasuk tugboat dan teknisi 24 jam, serta pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk percepatan. Fasilitas pelabuhan ditingkatkan, seperti ruang berpendingin, kursi pijat, dan program mudik ramah anak, menurut Corporate Secretary Windy Andale. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar Arus Balik Mudik Gratis Angkutan Jalan 2026. Direktur Jenderal Aan Suhanan menyatakan program ini memfasilitasi 4.270 peserta dengan 100 bus dari 12 terminal, termasuk TTA Kertawangunan di Kuningan dan TTA Purabaya di Surabaya, untuk mengurangi risiko kecelakaan jarak jauh. “Pada masa arus balik ini tingkat mobilitas masyarakat masih tinggi... agar perjalanan masyarakat berlangsung dengan lebih aman, tertib, dan nyaman,” kata Aan.