PT Kereta Api Indonesia mencatat volume penumpang kereta api jarak jauh mencapai rekor tertinggi selama fase arus balik Lebaran 2026. Okupansi melampaui 140 persen dalam empat hari berturut-turut. Penjualan tiket KA jarak jauh tembus 109,1 persen dari kapasitas.
JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan lonjakan signifikan volume pelanggan selama fase arus balik Angkutan Lebaran 2026. Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa kepastian waktu tempuh membuat kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
"Dalam empat hari berturut-turut arus balik, volume pelanggan berada pada level tertinggi selama periode Lebaran 2026 dengan okupansi melampaui 140 persen," ujar Anne Purba dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat (27/3/2026).
Data menunjukkan pada Ahad (22/3/2026) tercatat 242.810 penumpang (150,7 persen), meningkat menjadi 247.025 pada Senin (23/3/2026) (154,1 persen), puncak 250.650 pada Selasa (24/3/2026) (153,4 persen), dan 230.784 pada Rabu (25/3/2026) (141,2 persen). Angka ini melampaui rekor tahun sebelumnya sebesar 223.348 penumpang KA jarak jauh.
Secara keseluruhan, penjualan tiket KA jarak jauh mencapai 3.896.661 lembar atau 109,1 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk. KA lokal mencatat 703.518 tiket atau 75,9 persen dari 926.936 tempat duduk.
Dari 11 hingga 26 Maret 2026, KAI melayani 3.678.880 penumpang di Pulau Jawa dan Sumatra, terdiri dari 3.081.467 KA jarak jauh dan 597.413 KA lokal. Anne Purba menambahkan, "Kereta api dipilih karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan."