Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan layanan angkutan malam untuk mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2026 pada Selasa ini. Transjakarta di 14 koridor dan beberapa Mikrotrans akan beroperasi sepanjang hari. Penambahan armada dilakukan untuk terminal utama seperti Kampung Rambutan dan Pulo Gebang.
Jakarta – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan kesiapan layanan transportasi umum menghadapi lonjakan pemudik balik ke Jakarta pada malam hingga dini hari. Saat meninjau Terminal Kampung Rambutan di Jakarta Timur pada Selasa, ia menyatakan bahwa 14 koridor Transjakarta akan beroperasi 24 jam dengan penambahan jumlah bus. “Untuk angkutan malam hari di Jakarta sudah disiapkan. Jadi keseluruhannya untuk 14 koridor Transjakarta ini operasional 24 jam dan juga ditambahkan jumlah bus yang operasional,” ujar Syafrin Liputo. Layanan ini menargetkan penumpang dari terminal utama seperti Kampung Rambutan dan Pulo Gebang, dengan penambahan armada penghubung ke kawasan permukiman. Selain Transjakarta, beberapa unit Mikrotrans di area terminal seperti Kampung Rambutan juga disiagakan 24 jam. “Tidak hanya 14 koridor, tetapi juga ada Mikrotrans. Beberapa Mikrotrans seperti di Kampung Rambutan ini juga operasional 24 jam,” tambahnya. Dishub juga memastikan keselamatan dengan melakukan ramp check pada seluruh bus dan pemeriksaan kesehatan pramudi. Pos kesehatan tetap tersedia di terminal. “Untuk arus balik ke Jakarta, kami pastikan seluruh sarana dalam hal ini bus yang disiapkan itu telah dilakukan pemeriksaan kelaikan atau ramp check. Demikian pula halnya pramudinya,” jelas Syafrin. Fasilitas pendukung seperti ruang tunggu dan kebersihan terminal pun telah disiapkan untuk kenyamanan pemudik.