Sparse traffic on MBZ toll road eve of Idul Fitri after mudik peak, aerial view of elevated highway.
Sparse traffic on MBZ toll road eve of Idul Fitri after mudik peak, aerial view of elevated highway.
Gambar dihasilkan oleh AI

Mobilitas kendaraan di jalan layang MBZ turun pada H-1 Idul Fitri

Gambar dihasilkan oleh AI

Mobilitas kendaraan di Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) menurun pada H-1 Idul Fitri 1447 H atau Jumat (20/3/2026), dengan total 45.295 kendaraan melintas. Data PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menunjukkan penurunan ringan keluar Jakarta dan signifikan masuk Jakarta.

Menurut data PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), pada Jumat (20/3/2026), sebanyak 30.955 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju Cikampek melalui Jalan Layang MBZ, turun 0,34 persen dari lalu lintas normal 31.060 kendaraan. Sementara itu, kendaraan menuju Jakarta tercatat 14.340 unit, menurun 40,69 persen dibandingkan 24.177 kendaraan normal. Total kendaraan kedua arah mencapai 45.295 unit, mencerminkan penurunan mobilitas menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M. Desti Anggraeni, GM Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, menyatakan pergerakan lalu lintas mulai melandai dibanding hari sebelumnya dan merata sepanjang hari tanpa peningkatan signifikan. Penurunan ini terjadi setelah puncak arus mudik pada 18 Maret 2026, yang mencapai rekor 270.000 kendaraan keluar Jakarta, naik 4,26 persen dari 2025, menurut Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Korlantas Polri juga mencatat peningkatan mudik dari 258.000 menjadi 270.000 kendaraan. Secara kumulatif, 10.003.583 pemudik menggunakan angkutan umum sejak H-8 hingga H-1, naik 9,23 persen dari 2025, kata Kepala Biro Komunikasi Kemenhub Ernita Titis Dewi. PT JJC mengimbau pengguna jalan prioritaskan keselamatan, pastikan kondisi pengemudi dan kendaraan prima, antisipasi hujan, serta pantau info via 133, Twitter @PTJASAMARGA, dan aplikasi Travoy 4.5.

Artikel Terkait

Heavy traffic jam at Cikampek Utama toll gate towards Jakarta during 30% toll discount.
Gambar dihasilkan oleh AI

Volume kendaraan arah Jakarta naik di GT Cikampek Utama saat diskon tol

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat peningkatan volume kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, menuju Jakarta, berkat diskon tarif tol 30 persen pada 26-27 Maret 2026.

PT Jasa Marga mencatat rekor arus lalu lintas mudik Lebaran 2026 dengan 270.315 kendaraan pada 18 Maret, puncak H-3 Lebaran. Angka ini naik 98,3 persen dibanding normal dan 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Total kendaraan keluar Jabodetabek mencapai 1,48 juta selama periode H-10 hingga H-3.

Dilaporkan oleh AI

PT Jasa Marga melaporkan arus balik Lebaran 2026 di Tol Trans Jawa mulai melandai hingga Minggu (29/3). Rekayasa one way lokal Presisi resmi ditutup pada pukul 24.00 WIB oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Sebanyak 2,9 juta kendaraan telah memasuki Jakarta.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus mudik Lebaran pada Rabu malam, 18 Maret 2026, dengan sekitar 250 ribu kendaraan melintas di jalur tol dan arteri. Kondisi lalu lintas padat tapi tetap bergerak, berdasarkan pemantauan lapangan.

Dilaporkan oleh AI

PT Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan saldo e-toll cukup sebelum memasuki tol selama arus balik ke Jabotabek. Berdasarkan data mudik Idulfitri, 21 ribu kendaraan kekurangan saldo di Gerbang Tol Kalikangkung. Imbauan ini untuk hindari antrean di Gerbang Tol Cikampek Utama.

Korps Lalu Lintas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas one way nasional pada puncak arus balik Lebaran 24 Maret 2026. Pengumuman dilakukan di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek. Sebelumnya, one way untuk arus mudik telah dihentikan karena lalu lintas melandai.

Dilaporkan oleh AI

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan terkendali dengan penurunan fatalitas 30 persen. Tidak ada peristiwa menonjol dari aspek keamanan dan ketertiban masyarakat. Jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat dan KRYD turun 7 persen.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak