Ditjen Polpum Kemendagri ajak mahasiswa bersih-bersih pantai di Bali

Ratusan mahasiswa Papua dan Melanesia mengikuti diskusi dan aksi bersih-bersih pantai di Bali untuk menunjukkan kepedulian lingkungan. Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Kewaspadaan Nasional Kementerian Dalam Negeri pada 13-14 Februari 2026 di Kuta. Aksi tersebut sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI yang didukung Presiden.

Pada Jumat, 13 Februari 2026, Direktorat Kewaspadaan Nasional Kementerian Dalam Negeri menggelar diskusi santai di Kuta, Bali, bersama komunitas Soul of Melanesia. Acara ini melibatkan mahasiswa Papua dan Melanesia yang sedang studi di Bali, membahas aspirasi, pengalaman, serta peran generasi muda dalam pembangunan daerah asal mereka.

Direktur Kewaspadaan Nasional, Aang Witarsa, menekankan pentingnya dialog terbuka antara pemerintah dan mahasiswa. "Melalui dialog ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat, komunikasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi positif antara pemerintah dan komunitas mahasiswa demi masa depan yang lebih maju dan inklusif," ujar Aang pada 16 Februari 2026.

Ia juga menyatakan bahwa mahasiswa diharapkan unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kepemimpinan. "Mahasiswa Papua dan Melanesia diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kepemimpinan, serta penguatan kapasitas diri sebagai bekal membangun daerah asalnya kelak," tambahnya.

Keesokan harinya, Sabtu 14 Februari 2026, peserta melanjutkan dengan aksi Bali Beach Clean Up di Pantai Kelan dan Pantai Kedonganan. Kegiatan ini dilakukan bersama unsur pemerintah dan masyarakat, sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan kebiasaan hidup berkelanjutan.

Aksi tersebut mendukung arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, yang menekankan keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa haram membuang sampah ke sungai, danau, serta laut, sebagai dukungan terhadap gerakan ini.

Artikel Terkait

Indonesian officials overseeing waste site cleanup with May 2028 target banner
Gambar dihasilkan oleh AI

Government sets may 2028 target to resolve national waste crisis

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Coordinating Minister for Food Zulkifli Hasan has set a May 2028 deadline to end open dumping of waste nationwide. The target was announced amid President Prabowo Subianto’s direct attention to a waste crisis that has persisted for decades.

The Ministry of Environment aims to resolve waste management problems in West Sumatra by the end of 2027. A coordination meeting in Padang Pariaman discussed a regional waste handling roadmap.

Dilaporkan oleh AI

President Prabowo Subianto leads the peak ceremony of the 80th Bhayangkara Day at Satlat Brimob Cikeas, Bogor, on Wednesday, July 1, 2026. Vice President Gibran Rakabuming Raka attends with officials and guests.

National Police Chief General Listyo Sigit Prabowo reported on the national security and public order situation to President Prabowo Subianto during a limited meeting in Jakarta on Thursday.

Dilaporkan oleh AI

Religious Affairs Minister Nasaruddin Umar opened the National Pindapata Gema Waisak 2026 event in Kemayoran, Jakarta, on Sunday morning. Around 10,000 Buddhists gathered to mark the tradition under the theme of walking the noble path by contributing to the nation.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak