Kasus penyebaran video CCTV diduga syur dari rumah Inara Rusli kembali ramai setelah Insanul Fahmi mengklaim rekaman tersebut banyak diedit dan palsu. Ia menduga pelaku utama berinisial T adalah orang dekat Inara yang selama ini dipercaya. Polisi sedang menyelidiki enam tersangka, termasuk dari pihak manajemen Inara.
Kasus dugaan penyebaran video syur yang menyeret nama Inara Rusli terus menjadi sorotan publik. Rekaman CCTV dari kediaman Inara diduga disebarkan ke media sosial, memicu heboh besar. Polisi telah bergerak menyelidiki dan mengamankan enam orang yang diduga terlibat, salah satunya dari pihak manajemen yang pernah bekerja dengan Inara. Identitas para pelaku belum diumumkan secara resmi karena pemeriksaan masih berlangsung.
Insanul Fahmi, yang terkait dalam kasus ini, muncul memberikan klarifikasi mengejutkan. Saat ditemui di Pakuwon Mall Bekasi pada Jumat, 26 Desember 2025, ia membantah keras bahwa video viral tersebut mencerminkan kejadian sebenarnya. "Banyak diedit-edit, bahkan sebenarnya foto-foto yang lagi ada orang ciuman lah, nggak tahu itu sebenarnya dari case saya juga sebenarnya sudah banyak banget itu lewat berseliweran di explore," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa konten yang beredar sebagian besar adalah editan, termasuk yang dibuat dengan AI. "Jadi sebelum ada case ini, terus habis itu ada video CCTV-CCTV lain menurut saya, kayak saya perlu klarifikasi juga, bahwasanya memang gak ada sih yang tersebar itu udah banyak editan dan saya lihat juga yang di penyidik itu banyak editan-editan AI gitu," tambah Insanul.
Lebih lanjut, Insanul menduga pelaku utama adalah sosok berinisial T, yang selama ini dekat dengan Inara. "Dugaan ya, dugaan itu ya orang salah satu orang terdekat lah, orang lama lah, orang lama yang selama ini sama Ina. Aku juga gak nyangka, aku nggak tahu ada keinginan apa, ada niat apa gitu kan," katanya. Ia juga mengungkap bahwa pelaku diduga panik dan menghubungi saksi kunci dengan ancaman. "Karena jujur kemarin aku udah sempet dapet info pelakunya itu ngehubungin si saksi kunci, dia ketar-ketir, dia bilang, 'jangan sampai gue ketangkep' katanya. ‘Kalau gue ketangkep gue seret-seret lu dan orang-orang yang lain’,” beber Insanul.
Kasus ini juga melibatkan Wardatina Mawa, yang melaporkan dugaan perselingkuhan Insanul dan Inara, sementara Inara membalas dengan laporan illegal access ke Bareskrim Polri. Insanul menolak mengungkap identitas lebih lanjut, menyerahkannya kepada penyidik.