Selebgram Inara Rusli menyampaikan permohonan maaf secara publik atas polemik tuduhan perzinaan dengan Insanul Fahmi. Ia menegaskan menyerahkan segalanya kepada Tuhan sambil membantah beberapa isu viral. Kasus ini bermula dari pernikahan siri yang ternyata menipu status pernikahan Insanul.
Inara Rusli muncul di hadapan publik pada 29 November 2025, ditemani tim kuasa hukumnya, dengan wajah sendu dan mata berkaca-kaca. Ia membaca pernyataan yang disiapkan, memulai dengan salam 'Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Aku cuma mau menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.' Inara mengakui polemik ini menimbulkan keresahan bagi keluarga, rekan kerja, dan pengikutnya di media sosial. Ia berterima kasih kepada yang masih percaya padanya: 'Dan untuk semua pihak, kalau ada yang masih percaya sama aku, aku berterima kasih dan memohon doanya.' Pernyataannya ditutup dengan 'Cukuplah Allah yang menjadi sebaik-baik saksi bagi amalan kita. Terima kasih.'
Tim kuasa hukum Inara membantah klaim bahwa ia adalah perempuan bercadar dalam video viral dan penggunaan gelang pasangan dengan Insanul Fahmi. Mereka melaporkan dugaan akses ilegal terhadap rekaman CCTV ke Mabes Polri pada 26 November 2025, yang dianggap melanggar hukum dan merugikan privasi klien.
Kasus ini bermula ketika Inara dan Insanul bertemu pada Juli 2025 melalui teman untuk kolaborasi bisnis, yang berkembang menjadi hubungan romantis. Insanul mengaku lajang dan bercerai, sehingga mereka menikah siri pada 7 Agustus 2025. Kebenaran terungkap pada 19 Agustus 2025 melalui pesan dari Wardatina Mawa, istri sah Insanul, yang melaporkan keduanya ke polisi atas tuduhan perselingkuhan dan perzinaan berdasarkan rekaman CCTV. Kuasa hukum Inara, Putra Kurniadi, menyatakan, 'Yang perlu kami tegaskan, bahwa klien kami juga korban dari Saudara Insan ini,' karena Insanul menyembunyikan statusnya. Inara memilih mengakhiri pernikahan siri setelah mengetahui fakta tersebut.
Wardatina Mawa, didukung keluarganya termasuk dua kakak polisi, tampil tegas melaporkan suami dan Inara. Ia berterima kasih kepada kakak-kakaknya: 'Makasih abang-abang polisiku yang selalu lindungi adeknya yang bontot ini.' Insanul sempat mengklaim telah menalak dua Mawa dan berniat poligami, tapi Mawa tetap maju dengan bukti CCTV yang menunjukkan tindakan tak pantas.