Investor institusional termasuk Tredje AP-fonden, Siligmueller & Norvid Wealth Advisors, dan King Luther Capital Management secara signifikan meningkatkan atau memulai posisi di saham Tesla selama Q3 2025, menurut pengajuan SEC terbaru. Langkah-langkah ini berkontribusi pada kepemilikan institusional 66,20%, kontras dengan penjualan insider baru-baru ini.
Tesla Inc. (NASDAQ:TSLA) menarik minat baru dari investor institusional pada kuartal ketiga 2025, seperti terungkap dalam pengajuan Komisi Sekuritas dan Bursa terbaru. Dana pensiun Swedia Tredje AP-fonden memulai posisi baru dengan 34.495 saham senilai $15,34 juta. Siligmueller & Norvid Wealth Advisors LLC membeli 1.550 saham senilai $690.000. King Luther Capital Management Corp meningkatkan kepemilikannya 88%—menambahkan 5.125 saham—menjadi 10.950 saham senilai $4,87 juta. Gerakan lain yang mencolok termasuk posisi baru Norges Bank di Q2 senilai $11,84 miliar dan peningkatan 1,8% Vanguard Group Inc. menjadi 251,39 juta saham senilai $79,86 miliar. Institusi kini memegang 66,20% dari saham Tesla yang beredar. Sebaliknya, insider menjual 119.457 saham senilai $53,5 juta dalam 90 hari terakhir, mengurangi kepemilikan mereka menjadi 19,90%. Penjualan kunci: Direktur Kimbal Musk (56.820 saham pada $450,66, $25,61 juta pada 9 Des), Direktur James R. Murdoch (60.000 saham pada $445,40, $26,72 juta pada 2 Jan), dan CFO Vaibhav Taneja (2.637 saham pada $443,93, $1,17 juta pada 8 Des). Laba Q4 2025 Tesla pada 28 Jan menunjukkan $0,50 per saham (melebihi estimasi $0,45) dan pendapatan $24,90 miliar (di atas prakiraan $24,75 miliar tapi turun 3,1% YoY). Saham dibuka pada $411,82 Jumat dengan kap pasar $1,55 triliun dan P/E 381,31. Konsensus analis 'Hold' dengan target harga rata-rata $408,09. Sorotan terbaru: Inisiasi Buy/$550 Tigress Financial; peluncuran langganan Full Self-Driving; optimisme robot Optimus; potong harga dasar Cybertruck ke $59.990; hakim federal pertahankan putusan $243 juta Autopilot.