Obat rancangan AI dari Isomorphic Labs masuk ke tahap uji coba pada manusia

Isomorphic Labs, perusahaan sempalan Google DeepMind, mengumumkan bahwa obat-obatan yang dirancang dengan AI kini memasuki tahap uji coba pada manusia. Presiden perusahaan, Max Jaderberg, menyampaikan kabar tersebut di acara WIRED Health di London, seraya menyoroti "lini pengembangan obat baru yang luas dan menarik." Pengembangan ini didasarkan pada platform AlphaFold milik DeepMind.

Presiden Isomorphic Labs, Max Jaderberg, menyatakan di acara WIRED Health di London bahwa perusahaan rintisan tersebut telah mengembangkan "lini pengembangan obat baru yang luas dan menarik" yang dirancang menggunakan kecerdasan buatan. Obat-obatan ini, yang diciptakan dengan teknologi turunan dari Google DeepMind, kini siap memasuki tahap uji coba pada manusia untuk menguji keamanan dan efektivitasnya. Isomorphic Labs muncul sebagai perusahaan sempalan dari Google DeepMind yang berfokus pada penerapan AI untuk penemuan obat. AlphaFold milik Google DeepMind telah mengubah pemahaman ilmuwan mengenai protein dengan memprediksi strukturnya melalui akurasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pengumuman Jaderberg menandai fase berikutnya, yakni beralih dari pemodelan protein ke desain obat nyata dan pengujian klinis. Langkah ini diambil di tengah tren perusahaan bioteknologi yang semakin beralih ke AI untuk mempercepat pengembangan obat. Pihak Isomorphic Labs menekankan potensi dari lini pengembangan mereka, meskipun rincian spesifik mengenai jenis obat atau jadwal uji coba masih belum diungkapkan.

Artikel Terkait

Illustration of US Treasury Secretary warning bank executives about AI cyberattack risks from Anthropic's Claude Mythos.
Gambar dihasilkan oleh AI

US Treasury warns banks of AI cyberattack risks following Anthropic's Claude Mythos announcement

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

In the wake of Anthropic's unveiling of its powerful Claude Mythos AI—capable of detecting and exploiting software vulnerabilities—the US Treasury Secretary has convened top bank executives to highlight escalating AI-driven cyber threats. The move underscores growing concerns as the AI is restricted to a tech coalition via Project Glasswing.

A repurposed breast cancer drug called MDL-001 has shown promise in lab and animal studies against a range of viruses, including flu, covid-19, RSV and norovirus. Developed by California-based Model Medicines using AI, the pill targets a conserved enzyme domain in viruses. A clinical trial is planned for early next year.

Dilaporkan oleh AI

Researchers at EPFL have developed Synthegy, an AI framework that lets chemists guide complex molecule synthesis using simple language instructions. The system combines traditional algorithms with large language models to evaluate and rank reaction pathways. It also aids in understanding reaction mechanisms, potentially speeding up drug discovery.

Anthropic's recent update to its CoWork platform has led to significant market reactions in the software industry. The U.S. software sector saw a widespread sell-off, losing over $1 trillion in value, according to Fortune. This development highlights investor uncertainty around AI-native workflows and their impact on SaaS stocks.

Dilaporkan oleh AI

Abhishek Singh, CEO of the IndiaAI Mission, has outlined a focused strategy for India's AI development, emphasizing practical, population-scale models over the global race for artificial general intelligence. In an interview, he highlighted India's potential as the world's inference capital and preparations for the upcoming AI Impact Summit in New Delhi. The approach prioritizes sovereign AI solutions tailored to Indian challenges in sectors like healthcare and agriculture.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak