Obat kanker payudara yang dialihfungsikan bernama MDL-001 telah menunjukkan potensi dalam studi laboratorium dan hewan terhadap berbagai virus, termasuk flu, covid-19, RSV, dan norovirus. Dikembangkan oleh Model Medicines yang berbasis di California menggunakan AI, pil ini menargetkan domain enzim yang terkonservasi pada virus. Uji klinis direncanakan akan dilakukan awal tahun depan.
Model Medicines, sebuah perusahaan asal California, telah mengalihfungsikan obat kanker payudara yang sempat dihentikan pengembangannya, yaitu ERA-923, yang kini dinamai ulang menjadi MDL-001, untuk melawan berbagai jenis virus. Salah satu pendiri, Daniel Haders, menyatakan, “Sejauh yang kami ketahui, ini adalah obat pertama yang pernah menunjukkan aktivitas di seluruh keluarga virus ini.” Platform AI tersebut mengidentifikasi potensi obat ini untuk mengikat domain Thumb-1 dari RNA-dependent RNA polymerase, sebuah situs terkonservasi pada virus yang membantu replikasi. Haders menjelaskan, “Kami ingin menemukan titik kritis biologis – tempat di mana satu obat terhadap satu target dapat menyelesaikan masalah puluhan penyakit.”