Jakarta police urge no convoys on takbiran night

Jakarta's traffic directorate has urged residents to avoid convoys on takbiran night and instead visit local mosques. Joint personnel will be deployed to secure the Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah event on Sudirman-MH Thamrin road.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin urged the public not to hold convoys on takbiran night. “(Residents) can enliven mosques in their local areas. So, we hope there will be no convoy activities,” he said in Jakarta on Friday (20/3/2026). He stated that joint personnel from Polri, TNI, and related agencies will be deployed for takbiran night security. Specifically on Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin in Central Jakarta, at least 557 personnel will be stationed. This is to secure the “Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah” event starting at 20.00 WIB until completion. The event includes Pawai Obor Malam Takbiran with a route from Pintu Barat Daya Silang Monas-Bundaran HI-Jalan MH Thamrin-Bundaran HI. During the event, Car Free Night will be implemented along Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin from 20.00 to 22.00 WIB. Traffic engineering will also address public enthusiasm.

Artikel Terkait

Busy toll highway traffic leaving Jakarta during Mudik 2026, under police control with cars and motorbikes amid mild congestion.
Gambar dihasilkan oleh AI

Arus mudik mulai ramai, lalu lintas masih terkendali

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Korps Lalu Lintas Polri mencatat peningkatan kendaraan meninggalkan Jakarta pada hari kelima Operasi Ketupat 2026, dengan 28 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan telah keluar. Kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali meski ada kepadatan.

Polres Bogor didukung Polda Jabar dan Baharkam Polri mengatasi kepadatan kendaraan di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, selama puncak arus mudik Lebaran 2026 dengan rekayasa lalu lintas situasional.

Dilaporkan oleh AI

Polri memperkirakan sekitar 143 juta orang, atau 50 persen populasi Indonesia, akan mudik untuk Idul Fitri 2026. Wakapolri Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan bahwa Polri akan mengerahkan lebih dari 161 ribu personel, bersama TNI sebanyak 389.681 personel secara total, dalam Operasi Ketupat untuk mengamankan arus mudik.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan rekayasa lalu lintas untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) dari Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Pengaturan ini mencakup sistem one way, contra flow, dan ganjil-genap untuk mengurangi kepadatan kendaraan serta menjaga keselamatan pemudik. Selain itu, diberlakukan pembatasan operasional angkutan barang selama periode 13-29 Maret 2026.

Dilaporkan oleh AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar perayaan Tahun Baru 2026 tanpa kembang api, fokus pada doa bersama dan penggalangan donasi Rp3,1 miliar untuk korban bencana di Sumatra. Acara di Bundaran HI, TMII, dan Ancol menarik ribuan warga meski hujan, dengan penampilan musik dan drone show bertema empati. Kota kembali bersih sebelum subuh berkat ribuan petugas kebersihan.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus balik gelombang kedua Idul Fitri terjadi pada Sabtu (28/3/2026). Pihaknya menyiapkan opsi rekayasa lalu lintas hingga one way nasional untuk mengelola lonjakan kendaraan menuju Jakarta di Tol Trans Jawa. Kondisi lalu lintas dini hari masih terkendali.

Dilaporkan oleh AI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Terminal Pulo Gebang dan Stasiun Pasar Senen pada Selasa (23/12/2025) untuk memastikan pengamanan dan pelayanan arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menekankan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama, termasuk pemeriksaan kesehatan sopir bus. Sementara itu, otoritas bandara dan polisi siagakan personel untuk kelancaran perjalanan di Bandara Soekarno-Hatta.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak