Organisasi nirlaba dibentuk untuk mendanai gugatan lingkungan

WHEN Justice, sebuah organisasi nirlaba baru, menyediakan pendanaan terarah untuk mendukung litigasi kepentingan publik terhadap perusahaan pencemar. Organisasi ini dikembangkan berdasarkan keberhasilan kasus yang melibatkan kontaminasi timbal di Danau Tahoe. Organisasi ini resmi diluncurkan pada April 2026.

Roland Peralta mendirikan WHEN Justice setelah menyumbangkan $100.000 untuk mendukung pengujian ilmiah dalam gugatan yang diajukan pada tahun 2021 oleh California Sportfishing Protection Alliance terhadap AT&T. Dana tersebut memungkinkan pengambilan sampel yang menghubungkan lebih dari 100.000 pon timbal dari kabel yang ditinggalkan dengan kontaminasi di Danau Tahoe. AT&T menyelesaikan kasus tersebut dalam waktu sembilan minggu dan menyingkirkan kabel-kabel itu dalam beberapa bulan.

Organisasi nirlaba ini diluncurkan pada Hari Bumi pada April 2026. Organisasi ini berfokus untuk menanggung biaya seperti analisis ahli dan pengambilan sampel yang sering kali tidak mampu dibayar oleh kelompok yang lebih kecil saat menuntut perusahaan besar. Jacqueline Biner, kepala eksekutif dan petugas hukum, mencatat bahwa biaya litigasi sering kali lebih menentukan hasil daripada substansi kasus itu sendiri.

WHEN Justice juga sedang menggalang dana untuk gugatan saat ini yang menduga adanya pelindian beracun dari lokasi limbah berbahaya yang telah ditutup ke Teluk San Pablo. Peralta dan Biner merencanakan platform urun dana agar masyarakat dapat mengarahkan donasi ke kasus-kasus tertentu selama beberapa tahun ke depan.

Artikel Terkait

Illustration of President Trump settling IRS lawsuit with anti-weaponization fund, featuring signing in Oval Office with critics in background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Trump settles IRS lawsuit with new anti-weaponization fund

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

President Trump has dismissed his $10 billion lawsuit against the IRS. The move paves the way for a $1.776 billion settlement fund aimed at compensating those who claim government overreach. Critics in Congress and ethics groups have raised concerns over the arrangement.

Kenya's High Court has cleared a class action lawsuit by 299 residents against a multinational British oil company accused of toxic waste dumping in the 1980s. Petitioners link over 500 deaths to contaminated drinking water in the Chalbi Desert. The suit also names Kenyan government ministries for failing to act.

Dilaporkan oleh AI

The Environment and Land Court in Mombasa has ordered the National Environment Management Authority to explain delays in paying KSh1.3 billion in compensation to lead poisoning victims within seven days.

The Justice Department said Monday it will comply with a court order pausing the Trump administration's $1.776 billion anti-weaponization fund while legal challenges continue.

Dilaporkan oleh AI

The US Supreme Court held oral arguments on April 27, 2026, in the Durnell v. Bayer glyphosate weedkiller case, part of thousands of lawsuits alleging cancer risks from Roundup. Justices appeared divided on federal preemption of state warning claims. This follows Bayer's February 2026 multi-billion-dollar settlement for many similar cases.

Former staff from the National Oceanic and Atmospheric Administration have created Climate.us to continue sharing climate research after federal websites were shut down.

Dilaporkan oleh AI

A new report shows that environmental and Indigenous rights defenders remained among the world's most targeted human rights advocates in 2025. At least 84 environmental defenders were killed last year amid broader violence against activists.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak