Illustration of a impoverished 10-year-old Indonesian schoolboy unable to afford basic school supplies, highlighting rural education inequality and poverty.
Illustration of a impoverished 10-year-old Indonesian schoolboy unable to afford basic school supplies, highlighting rural education inequality and poverty.
Gambar dihasilkan oleh AI

Bocah sd di ntt bunuh diri karena tak mampu beli buku, picu sorotan akses pendidikan

Gambar dihasilkan oleh AI

Seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, ditemukan tewas gantung diri pada 29 Januari 2026 setelah tak mampu membeli buku dan pena senilai Rp10 ribu. Peristiwa tragis ini memicu respons dari pemerintah pusat hingga daerah, termasuk evaluasi sistem pendidikan dan bansos. Keluarga korban ternyata tak menerima bantuan sosial karena masalah administrasi.

Peristiwa kematian YBR, siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, terjadi pada 29 Januari 2026. Bocah berusia 10 tahun itu ditemukan tergantung di pohon cengkeh setinggi 15 meter, meninggalkan surat perpisahan untuk ibunya, MGT (47 tahun), yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan serabutan untuk menghidupi lima anak. Dalam surat yang ditulis dalam bahasa daerah dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia, YBR menulis: “Mama saya pergi dulu. Mama relakan saya pergi. Jangan menangis ya Mama. Tidak perlu Mama menangis dan mencari saya. Selamat tinggal Mama.” Korban tinggal bersama neneknya, dan permintaannya untuk membeli buku serta pena Rp10 ribu tak bisa dipenuhi karena keterbatasan ekonomi.

Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, menyebut pemicu utama adalah kesulitan finansial keluarga. Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menyebut ini sebagai "kegagalan sistem" di tingkat provinsi hingga desa, serta tamparan keras bagi upaya pembangunan. Ia mengakui keluarga tak menerima bansos karena data kependudukan belum diupdate setelah pindah dari Nagekeo ke Jerebuu, dan memerintahkan perbaikan data serta bantuan rumah layak huni.

Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi penuh, seperti disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti. Prasetyo menekankan pemantauan proaktif oleh kepala desa terhadap kelompok rentan untuk mencegah kejadian serupa, serta evaluasi kebijakan pengentasan kemiskinan.

Ketua DPR Puan Maharani mendesak evaluasi sistem pendidikan yang ramah anak, termasuk kesehatan mental dan pemenuhan kebutuhan dasar seperti alat tulis. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan kasus bunuh diri anak di Indonesia mencapai level darurat, tertinggi di Asia Tenggara, dengan faktor seperti bullying, pengasuhan, dan ekonomi. Komisioner KPAI Diyah Puspitarini menyoroti kegagalan hak pendidikan dan meminta penyelidikan lebih lanjut.

Ombudsman RI Perwakilan NTT mencatat 145.268 Anak Tidak Sekolah (ATS) di provinsi itu, dengan rasio putus sekolah tinggi meski jumlah absolut lebih rendah daripada provinsi besar seperti Jawa Barat. Kepala Perwakilan Darius Beda Daton mendorong pembebasan biaya sekolah negeri agar inklusif. Data Kemendikdasmen 2024-2025 menunjukkan 2.765 putus sekolah SD di NTT, faktor utama biaya, jarak, dan keengganan.

Artikel Terkait

Illustration depicting a young boy in rural Indonesia sadly looking at unaffordable school supplies and a farewell letter, highlighting poverty and tragedy.
Gambar dihasilkan oleh AI

Siswa SD di Ngada NTT gantung diri karena tak mampu beli buku

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tewas gantung diri pada 29 Januari 2026 setelah ibunya tak bisa membelikan buku dan pena seharga Rp10.000. Bocah itu meninggalkan surat perpisahan yang menyentuh untuk ibunya. Insiden ini menuai perhatian pejabat pemerintah yang menyerukan peningkatan dukungan sosial.

Seorang anak laki-laki berinisial NS (12) tewas diduga akibat penganiayaan oleh ibu tirinya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kasus ini sebagai filisida dan mendesak proses hukum cepat. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berjanji mengawal kasus hingga persidangan.

Dilaporkan oleh AI

A class 10 student at Delhi's St Columba's School died by suicide on November 18 by jumping from Rajendra Place Metro station, alleging mental harassment by teachers. The school has temporarily suspended the headmistress and three other staff members, while the Delhi Education Department has formed a probe committee. The boy's father called the suspension insufficient and demanded arrests.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat secara nasional di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 12 Januari 2026. Program ini menargetkan anak-anak dari keluarga miskin untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan holistik dan gratis. Jawa Timur memimpin dengan 26 sekolah yang beroperasi.

Dilaporkan oleh AI

The Naivasha area has seen a surge in suicide cases, with at least 50 people dying between May 2025 and March 3, 2026, mostly men due to family and economic issues. These incidents are linked to depression, substance abuse, and relationship conflicts. Experts and community leaders stress the need for professional help.

Bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menewaskan 867 orang hingga 5 Desember 2025, dengan ribuan mengungsi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dana tambahan siap disiapkan setelah usulan dari BNPB. Upaya penanganan melibatkan TNI, Polri, dan bantuan swasta untuk evakuasi serta logistik.

Dilaporkan oleh AI

Mourning has gripped Kisii High School for Boys following the death of Form Three student Onesmas Raini this week. He collapsed in class and lost consciousness before being rushed to hospital, where he passed away shortly after. His impoverished family has appealed for assistance with funeral arrangements.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak