Bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menewaskan 867 orang hingga 5 Desember 2025, dengan ribuan mengungsi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dana tambahan siap disiapkan setelah usulan dari BNPB. Upaya penanganan melibatkan TNI, Polri, dan bantuan swasta untuk evakuasi serta logistik.
Bencana hidrometeorologi melanda akhir November 2025 di tiga provinsi Sumatera, menyebabkan kerusakan luas. Berdasarkan data BNPB hingga 5 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, tercatat 867 korban meninggal, 521 hilang, dan 4.200 luka-luka. Sebanyak 51 kabupaten/kota terdampak, dengan 10.500 rumah rusak, serta kerusakan pada 326 fasilitas pendidikan, 295 jembatan, dan infrastruktur lainnya.
Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, korban meninggal mencapai 173 orang pada 5 Desember pukul 20.00 WIB, dengan 85 masih hilang dan 10.910 mengungsi di delapan kecamatan. Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD melanjutkan pencarian menggunakan alat berat, serta mendirikan 26 dapur umum. Akses jalan dibuka untuk distribusi logistik ke 31.523 warga terisolasi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pihaknya menunggu pengajuan tambahan anggaran dari BNPB untuk penanganan darurat. "Kami tunggu permintaan dari BNPB," katanya pada 6 Desember 2025. BNPB memiliki Rp 500-600 miliar untuk kebutuhan mendesak, dari anggaran APBN 2025 sebesar Rp 2,01 triliun. Purbaya menyiapkan dana tambahan, meski nominal belum dirinci.
Sosiolog UGM Dr. Arie Sujito menyoroti lemahnya konsolidasi negara dalam respons bencana skala besar. "Ini menunjukkan tantangan serius konsolidasi negara dan ancaman kerusakan ekologi," ujarnya. Kelompok rentan di bantaran sungai paling terdampak. Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengidentifikasi tiga faktor perparah banjir di Tapanuli Selatan: perkebunan industri, PLTA masif, dan tambang emas di DAS Batang Toru.
TNI mengerahkan 50 helikopter untuk evakuasi dan logistik, termasuk purifier air reverse osmosis untuk air bersih. Polri mengirim 4.093,5 kg bantuan via pesawat CN-295. Yayasan Mochamad Thohir dan mitra menyumbang 10.000 paket logistik. Ustaz Adi Hidayat menyerukan taubat nasional dan evaluasi lingkungan, sambil meminta elit politik fokus pada korban. Ketua DPR Puan Maharani menekankan penanganan prioritas sebelum revisi UU Kehutanan.
Desa Tukka, Tapanuli Tengah, masih terendam setelah sembilan hari, dengan jalan tersumbat kayu. Kontroversi muncul terkait Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang umrah saat bencana, meski dibela telah stabilkan situasi; Gerindra memecatnya sebagai kader.