Pemerintah Indonesia mengumumkan bantuan langsung tunai minimal Rp8 juta per keluarga untuk pengungsi banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini meliputi pemulihan rumah dan ekonomi, di luar santunan kematian Rp15 juta serta dukungan logistik lainnya. Jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.129 jiwa per 24 Desember 2025.
Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera sejak akhir November 2025 telah menewaskan 1.129 orang, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 24 Desember 2025. Korban tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan dampak parah di wilayah seperti Desa Batu Bedulang, Aceh Tamiang, di mana akses jalan darat baru terbuka untuk kendaraan roda empat pada 21 Desember setelah 29 hari terisolasi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf membahas penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dalam pertemuan di Jakarta pada 24 Desember 2025. Setiap keluarga terdampak menerima minimal Rp8 juta, dengan rincian Rp3 juta untuk pengisian rumah dan Rp5 juta untuk pemulihan ekonomi. Ini di luar bantuan beras 10 kg per bulan, uang lauk pauk Rp300.000-Rp450.000 per bulan, pembangunan hunian sementara atau tetap, serta uang tunggu hunian Rp600.000. Santunan untuk korban jiwa Rp15 juta dan luka berat Rp5 juta akan dibagikan Kementerian Sosial berdasarkan data bupati/wali kota.
Selain itu, BLT reguler Rp200.000 per bulan dan tambahan Rp900.000 selama tiga bulan ditujukan untuk 35 juta keluarga atau 120 juta jiwa. "Bantuan langsung tunai dipastikan harus diterima dengan tepat dan cepat," ujar Teddy.
Penyebab bencana dikaitkan dengan alih fungsi lahan oleh 27 perusahaan sawit dan tambang, menurut Kejaksaan Agung. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memeriksa perusahaan-perusahaan tersebut, menghasilkan denda Rp6,62 triliun yang diserahkan ke negara untuk menambal defisit APBN. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyatakan dana ini membantu menjaga defisit di bawah 3 persen dari PDB.
Relawan, termasuk dari BSMI dan MIND ID, aktif mendistribusikan bantuan logistik dan pendampingan pemulihan. Di Desa Batu Bedulang, relawan mendistribusikan logistik pada 23 Desember 2025, meski layanan kesehatan masih minim. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga mengajak doa untuk korban saat ucapan Natalnya. Pemerintah Provinsi Jakarta membatalkan kembang api Tahun Baru 2026 dan galang donasi via QRIS untuk korban.