Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berhasil mengumpulkan Rp75,85 miliar melalui gerakan donasi nasional dalam waktu satu jam untuk korban banjir dan longsor di Sumatera. Aksi kemanusiaan ini digelar di Kementan Jakarta pada 2 Desember 2025, melibatkan pegawai dan mitra usaha. Bencana sejak akhir November telah menewaskan 604 orang dan memengaruhi 1,5 juta jiwa.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak pertengahan hingga akhir November 2025, menyebabkan kerusakan luas. Menurut data BNPB pada 2 Desember 2025, korban meninggal mencapai 604 jiwa, 464 orang hilang, 2.600 luka-luka, dengan 1,5 juta jiwa terdampak dan 570.700 orang mengungsi di 50 kabupaten/kota. Kerugian ekonomi diproyeksikan Rp68,67 triliun, termasuk kerusakan rumah, infrastruktur, dan lahan pertanian, akibat deforestasi sawit dan tambang, menurut studi Celios.
Di tengah krisis, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin gerakan donasi nasional di Aula Gedung F Kementan, Jakarta, pada Selasa (2/12/2025). Acara terbuka dan real-time ini diikuti pegawai Kementan, Badan Pangan Nasional, dan mitra usaha pertanian. Dalam satu jam, donasi mencapai Rp75,85 miliar tanpa paksaan, mulai dari Rp20.000 hingga kontribusi perusahaan besar seperti PT Pupuk Indonesia dan PT Charoen Pokphand.
"Berapa pun kami terima. Ini semua niat baik kita semua untuk membantu rakyat," ujar Mentan. Ia menekankan solidaritas sebagai panggilan moral: "Merah putih memanggil! Saudara kita terkena bencana, dan sebagai anak bangsa kita wajib mengulurkan tangan." Transparansi dijaga dengan rekening khusus BRI dan tantangan live cek aliran dana. Bantuan akan disalurkan melalui Tim Tanggap Darurat Kementan bekerja sama dengan pemda, Bapanas, dan lembaga kemanusiaan.
Gerakan ini bukan yang pertama; saat gempa Palu, Mentan himpun Rp50 miliar dalam setengah jam. Hingga berita ini diturunkan, posko donasi masih terbuka. Baznas RI imbau salurkan via lembaga resmi untuk hindari penggalangan liar yang berpotensi pidana, sementara Rumah Zakat salurkan 20.000 paket bantuan. Pemerintah pusat, termasuk Kemensos dengan 30 dapur umum menyajikan 80.000 porsi makanan harian, terus koordinasi penanganan.